Data WhatsApp kini mendapat perlindungan tambahan melalui sejumlah fitur keamanan baru dari Meta. Pembaruan tersebut mencakup dukungan multiple passkey, peningkatan verifikasi dua langkah, serta informasi tambahan untuk panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Rangkaian fitur ini dirancang untuk membantu pengguna melindungi akun dari berbagai risiko keamanan digital, termasuk phishing dan upaya pengambilalihan akun. Dengan perlindungan yang lebih berlapis, pengguna juga memiliki lebih banyak pilihan untuk mengamankan akses ke akun WhatsApp.
Baca Juga: WhatsApp Punya Celah Keamanan, Ini 3 Langkah Simpel agar Data Tetap Aman
Data WhatsApp Makin Aman Berkat Multiple Passkey
Salah satu pembaruan utama WhatsApp adalah dukungan terhadap beberapa passkey dalam satu akun. Passkey merupakan metode autentikasi yang dirancang lebih tahan terhadap phishing dibandingkan metode login yang mengandalkan kata sandi atau kode yang dapat dicuri.
Melalui fitur ini, pengguna dapat memiliki lebih dari satu passkey untuk satu akun WhatsApp. Fitur tersebut berguna bagi pengguna yang memakai lebih dari satu perangkat, baik iOS maupun Android.
WhatsApp pertama kali memperkenalkan passkey pada perangkat Android pada Oktober 2023, kemudian memperluasnya ke iOS pada awal 2024. Menurut Meta, lebih dari 1 miliar orang telah menggunakan passkey untuk masuk ke WhatsApp.
Pengguna dapat mengelola passkey melalui:
- Settings
- Account
- Passkeys
Dukungan multiple passkey memberikan fleksibilitas sekaligus menambah lapisan perlindungan dalam proses autentikasi akun.
Verifikasi Dua Langkah Kini Lebih Kuat
WhatsApp juga memperbarui fitur two-step verification atau verifikasi dua langkah. Sebelumnya, fitur ini menggunakan PIN enam digit sebagai perlindungan tambahan.
Kini, pengguna dapat menggunakan password penuh yang lebih panjang dan dapat memadukan huruf, angka, serta karakter khusus. Password yang lebih kompleks diharapkan lebih sulit ditebak oleh pihak lain.
Verifikasi dua langkah berfungsi sebagai lapisan tambahan untuk mencegah pengambilalihan akun, termasuk ketika seseorang berhasil memperoleh kode sekali pakai atau one-time passcode pengguna.
Untuk memperkuat keamanan akun, pengguna sebaiknya:
- Menggunakan password yang panjang dan unik.
- Memadukan huruf, angka, dan karakter khusus.
- Menghindari kombinasi sederhana seperti 123456.
- Tidak menggunakan password yang sama di layanan lain.
- Tidak membagikan kode verifikasi kepada orang lain.
Baca Juga: Penipuan di WhatsApp Bakal Bisa Terdeteksi dengan Fitur Ini
WhatsApp Tambahkan Informasi untuk Panggilan Tak Dikenal
Perlindungan keamanan juga diperluas ke fitur panggilan. Pengguna Android kini dapat melihat informasi tambahan ketika menerima panggilan dari seseorang yang tidak tersimpan di daftar kontak.
Informasi ini membantu pengguna memahami konteks panggilan sebelum menjawabnya. WhatsApp akan memberikan beberapa detail yang dapat digunakan untuk menilai apakah panggilan tersebut layak diterima.
Informasi yang dapat ditampilkan meliputi:
- Lokasi asal panggilan.
- Apakah penelepon sudah ada di daftar kontak.
- Apakah penelepon dan penerima berada dalam grup WhatsApp yang sama.
Fitur tersebut dapat membantu pengguna lebih berhati-hati terhadap panggilan mencurigakan. Langkah ini penting karena penipu sering memanfaatkan situasi mendesak agar korban segera memberikan informasi atau mengikuti instruksi tertentu.
Pengguna Tetap Perlu Waspada terhadap Phishing
Meski WhatsApp terus meningkatkan sistem keamanan, pengguna tetap memiliki peran penting dalam melindungi data dan akun. Passkey, password, serta verifikasi dua langkah akan lebih efektif apabila disertai kebiasaan menggunakan layanan secara aman.
Pengguna perlu berhati-hati ketika menerima pesan, tautan, atau panggilan dari pihak yang tidak dikenal. Jangan memberikan informasi pribadi hanya karena seseorang mengaku sebagai pihak tertentu atau meminta tindakan secara mendesak.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:
- Tidak membagikan OTP atau kode verifikasi.
- Menghindari tautan yang mencurigakan.
- Memeriksa identitas pengirim sebelum mengikuti instruksi.
- Mengaktifkan passkey pada akun WhatsApp.
- Menggunakan password verifikasi dua langkah yang sulit ditebak.
Dengan menggabungkan fitur keamanan WhatsApp dan kebiasaan penggunaan yang tepat, risiko phishing serta pengambilalihan akun dapat diminimalkan.




Tinggalkan Balasan