Harga Repositori Verifikasi PDF
Login
Berlangganan
fitur spyware

Hindari Spyware, Aktifkan Fitur Ini di iPhone dan Android

·

·

Kasus serangan spyware terhadap pengguna smartphone terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya menyasar pejabat atau tokoh politik, spyware kini juga mengincar jurnalis, aktivis, hingga masyarakat umum yang dianggap memiliki data penting.

Baru-baru ini, aplikasi WhatsApp mengungkap adanya serangan spyware yang menargetkan puluhan pengguna di Eropa. Sementara itu, Apple juga sempat mengirim notifikasi ancaman kepada sejumlah pengguna iPhone yang diduga menjadi korban spyware canggih jenis Graphite.

Spyware sendiri merupakan perangkat lunak berbahaya yang memungkinkan pelaku memantau aktivitas korban secara diam-diam. Pelaku bisa mengakses pesan pribadi, foto, lokasi, bahkan mengaktifkan kamera dan mikrofon perangkat tanpa diketahui pengguna.

Untuk mengurangi risiko tersebut, perusahaan teknologi seperti Apple, Google, dan WhatsApp kini menyediakan fitur keamanan tambahan yang bisa diaktifkan pengguna.

Baca Juga: Gmail Kini Bisa Balas Email Otomatis dengan AI, Apakah Aman?

Lockdown Mode di iPhone

Apple menghadirkan fitur Lockdown Mode untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan siber berbahaya, termasuk spyware. Saat fitur ini aktif, beberapa fungsi iPhone akan dibatasi demi meminimalkan celah keamanan.

Beberapa perlindungan yang diberikan Lockdown Mode meliputi:

  • Lampiran tertentu di iMessage akan diblokir secara otomatis.
  • Preview tautan di pesan tidak akan ditampilkan.
  • Panggilan FaceTime dari nomor yang tidak dikenal bisa dibatasi.
  • iPhone tidak dapat terhubung otomatis ke jaringan WiFi publik.
  • Koneksi ke jaringan 2G dan 3G akan dinonaktifkan untuk mengurangi risiko penyadapan.

Pengguna iPhone dapat mengaktifkannya melalui Settings > Privacy & Security > Lockdown Mode.

Advanced Protection di Android dan Akun Google

Google juga menyediakan fitur Advanced Protection untuk meningkatkan keamanan akun Google dan perangkat Android dari ancaman malware maupun phishing.

Fitur ini memberikan perlindungan tambahan, seperti:

  • Membatasi akses aplikasi pihak ketiga ke akun Google.
  • Memperketat proses login agar tidak mudah dibobol.
  • Memblokir instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi.
  • Menonaktifkan koneksi USB saat perangkat terkunci.
  • Memblokir jaringan 2G yang dinilai lebih rentan terhadap serangan siber.

Pengguna Android dapat mengaktifkan fitur ini melalui menu Settings > Security & Privacy > Advanced Protection.

Baca Juga: Pengguna Kini Bisa Tunda Update Windows Lebih Lama

WhatsApp Punya Pengaturan Keamanan Tambahan

Sebagai aplikasi pesan dengan miliaran pengguna, WhatsApp juga menghadirkan fitur Strict Account Settings untuk membantu melindungi akun pengguna dari potensi peretasan.

Saat fitur ini aktif, WhatsApp akan:

  • Mengaktifkan verifikasi dua langkah secara otomatis.
  • Membisukan panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
  • Mematikan preview tautan di chat.
  • Memblokir kiriman media dari pengirim asing.
  • Membatasi informasi profil agar hanya bisa dilihat kontak tertentu.

Fitur ini bisa diaktifkan melalui Settings > Privacy > Advanced di aplikasi WhatsApp.

Penting untuk Lindungi Data Pribadi

Meski tidak membuat perangkat sepenuhnya kebal dari serangan spyware, fitur-fitur keamanan tambahan ini dinilai efektif untuk memperkecil risiko pencurian data dan penyadapan.

Beberapa alasan fitur ini penting digunakan, antara lain:

  • Membantu melindungi data pribadi dan percakapan penting.
  • Mengurangi risiko perangkat diretas tanpa disadari.
  • Mencegah akses ilegal ke kamera, mikrofon, dan lokasi pengguna.
  • Memberikan lapisan keamanan tambahan saat menggunakan internet atau aplikasi pesan.

Pengguna memang mungkin akan merasa beberapa fungsi smartphone menjadi lebih terbatas. Namun, langkah tersebut dinilai sepadan dengan perlindungan tambahan terhadap aktivitas digital sehari-hari.



Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Vinotek

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca