Harga
Login
Berlangganan
notifikasi chrome

Jangan Asal Klik Notifikasi Chrome, Ini Risikonya

·

·

Notifikasi Chrome pada dasarnya digunakan situs web untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada pengguna. Namun, fitur ini ternyata juga bisa disalahgunakan untuk menyebarkan konten berbahaya, seperti tautan phishing, penipuan pembayaran, hingga malware.

Google menyebut penyalahgunaan notifikasi push sebagai persoalan keamanan yang perlu ditangani. Pada kuartal pertama 2026, Google bahkan memblokir lebih dari 7 miliar notifikasi Chrome setiap hari di perangkat Android sebagai bagian dari upaya mengurangi penyalahgunaan tersebut.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak langsung mengeklik setiap notifikasi yang muncul, terutama jika pesan meminta informasi pribadi, pembayaran, atau tindakan tertentu secara mendesak.

Mengapa Notifikasi Chrome Bisa Berbahaya?

Notifikasi push memungkinkan situs berkomunikasi langsung dengan pengguna setelah mendapatkan izin. Kemudahan ini dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menarik perhatian pengguna dan mengarahkannya ke situs tertentu.

Pesan juga dapat dibuat menyerupai peringatan dari layanan yang dikenal sehingga terlihat meyakinkan. Jika pengguna tidak memeriksa sumbernya, satu klik dapat mengarah pada berbagai risiko.

Beberapa bentuk penyalahgunaan notifikasi yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Phishing, yaitu tautan menuju halaman palsu untuk mencuri informasi.
  • Penipuan pembayaran, seperti permintaan pembayaran melalui situs palsu.
  • Malware, melalui tautan yang mengarahkan pengguna ke konten atau file berbahaya.
  • Spam, berupa notifikasi yang dikirim secara berlebihan.
  • Konten menyesatkan, yang menggunakan judul sensasional untuk menarik klik.
Baca Juga: FBI Peringatkan Medsos Jadi Sasaran Pencurian Foto Pribadi

Apa Risiko Mengeklik Notifikasi Mencurigakan?

Mengeklik notifikasi mencurigakan tidak selalu langsung membuat perangkat diretas. Namun, tindakan tersebut dapat membawa pengguna ke halaman yang dirancang untuk mencuri data atau melakukan penipuan.

Salah satu risiko yang paling umum adalah phishing. Pengguna dapat diarahkan ke situs yang menyerupai layanan resmi dan kemudian diminta memasukkan informasi login. Data tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku.

Risiko lainnya meliputi:

  • Kredensial akun dicuri melalui situs phishing.
  • Data pribadi dapat dikumpulkan pihak tidak bertanggung jawab.
  • Pengguna diarahkan ke halaman pembayaran palsu.
  • Perangkat berpotensi terpapar malware.
  • Pengguna terus menerima notifikasi spam.
  • Kerugian finansial akibat mengikuti instruksi penipuan.

Bagaimana Google Mencegah Notifikasi Berbahaya?

Google menerapkan beberapa lapisan perlindungan di Chrome untuk mengurangi penyalahgunaan notifikasi. Pendekatan ini dikenal sebagai Swiss Cheese Model, yaitu sistem keamanan berlapis yang memungkinkan lapisan lain menghentikan ancaman jika salah satu lapisan gagal.

Beberapa mekanisme yang diterapkan Google meliputi:

  • Pencabutan izin otomatis untuk situs yang sudah lama tidak berinteraksi dengan pengguna.
  • Pencabutan izin bagi situs yang berulang kali mendapatkan peringatan karena mengirimkan notifikasi mencurigakan.
  • Pembatasan frekuensi melalui Push API untuk mengurangi penyalahgunaan notifikasi dalam jumlah besar.
  • Perubahan sistem izin notifikasi untuk memberikan pengguna kendali lebih besar.
  • Pemantauan aktivitas dan jaringan penyalahgunaan untuk membantu mendeteksi pola mencurigakan.
Baca Juga: Bot di Internet Bakal Lebih Banyak dari Manusia, Kok Bisa?

Bagaimana Mengenali Notifikasi Chrome yang Mencurigakan?

Meskipun Chrome memiliki sistem keamanan, pengguna tetap perlu berhati-hati. Pelaku dapat membuat pesan yang terlihat meyakinkan, misalnya dengan menggunakan klaim hadiah atau peringatan bahwa akun akan segera ditutup.

Sebelum mengeklik notifikasi, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Periksa nama situs yang mengirimkan notifikasi.
  • Waspadai pesan yang menciptakan rasa panik atau terburu-buru.
  • Jangan percaya begitu saja pada klaim hadiah atau keuntungan.
  • Jangan memasukkan kata sandi, PIN, OTP, atau data kartu melalui tautan mencurigakan.
  • Periksa alamat situs sebelum memasukkan informasi.
  • Jika ragu, buka situs resmi secara manual melalui browser.

Cara Mengurangi Risiko dari Notifikasi Chrome

Pengguna dapat mengurangi risiko dengan membatasi situs yang memiliki izin mengirimkan notifikasi. Izin tersebut sebaiknya ditinjau secara berkala, terutama untuk situs yang sudah tidak digunakan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Cabut izin notifikasi dari situs yang tidak lagi digunakan.
  • Jangan memberikan izin kepada situs yang tidak dikenal.
  • Periksa kembali izin setelah mengunjungi situs yang meminta akses notifikasi.
  • Manfaatkan fitur keamanan Chrome dan Android untuk meninjau peringatan.
  • Hindari mengeklik notifikasi yang meminta tindakan mendesak tanpa alasan jelas.

Pada akhirnya, keamanan notifikasi tidak hanya bergantung pada sistem browser. Pengguna juga perlu membiasakan diri memeriksa sumber informasi sebelum mengeklik tautan atau memberikan data pribadi.



Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Vinotek

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca