Jika membahas terkait Public Key Cryptography kita tidak akan jauh-jauh dari yang namanya Public Key dan Private Key. Kedua istilah ini merupakan dua hal penting yang perannya harus diketahui agar dapat dipahami dan dibedakan dalam sebuah public key cryptography. Public key cryptography memberikan koneksi kepada penggunanya agar dapat berkomunikasi secara aman, yaitu dengan cara mengidentifikasi pengunjung serta aktivitas yang dilakukannya dalam sambungan yang terenkripsi. Maka dari itu, Public Key dan Private Key sangatlah diperlukan dalam enkripsi ini.
Pengertian Public Key Cryptography
Public Key Cryptography (kriptografi kunci publik) yang kerap pula disebut dengan Asymmetrice Encryption (Enskripsi Asimetris) yaitu sebuah sistem kriptografi atau sistem enkripsi yang menggunakan sepasang kunci, yaitu Public Key (kunci publik) yang dapat disebarkan dan Private Key (kunci pribadi) yang hanya diketahui oleh sang pemilik atau harus dirahasiakan.
Berbeda jika kita menggunakan satu key saja dalam melakukan enkripsi atau mendekrip data, maka berarti kita menggunakan Enkripsi Simetris. Kunci (key) adalah rangkaian panjang value (nilai) berupa karakter acak, dimana karakter-karakter acak tersebut tidak dapat dibaca. Sedangkan, enkripsi artinya mengurai atau memecahkan teks biasa (plaintext) menjadi sebuah karakter acak yang seperti sandi, dimana karakter-karakter acak ini juga tidak dapat dibaca oleh siapapun (ciphertext).
Cara Kerja Public Key
Public key dapat didistribusikan secara terbuka dan siapa saja bisa menggunakannya untuk mengenkripsi konten dan memverifikasi signature mereka, maka dari itu disebut sebagai kunci publik.
Public key dalam sistematika kriptografi memiliki tugas untuk mengenkripsi data, data yang diterima selanjutnya akan dipecah sampai berlangsungnya proses transmisi pada server. Oleh karena itu, kunci ini tersedia untuk siapapun (publik) yang dapat mengakses direktori. Setelah data dienkripsi menggunakan public key, kita tidak akan bisa membaca isi data yang telah dienkrip tersebut.
Public key dibuat dengan menggunakan algoritma enkripsi asimetris yang sangat rumit. Panjang sebuah public key bergantung pada algoritma yang digunakan pada saat pembuatannya. Umumnya, ukuran panjang public key bervariasi mulai dari 128 bit sampai dengan 4096 bit. Public key dalam keamanan website disebut sebagai serifikat SSL/TLS yang diterbitkan oleh CA, alasannya karena public key bersifat dapat disebarluaskan ke publik untuk mengenkrip data-data rahasia milik pelanggan situs web.
Cara Kerja Private Key
Private key merupakan kunci yang memiliki peran paling penting, sebab perannya adalah sebagai alat penyatu data yang telah dipecah sebelumnya pada public key. Key ini bekerja pada server, sehingga saat menerima informasi yang telah terenkrip dari browser, maka akan di dekrip oleh private key. Hal ini dilakukan agar dapat dibaca oleh server utama serta mengirimkan responnya kembali ke browser.
Private key merupakan salah satu barang yang harus dirahasiakan sebab dapat dirusak dengan tujuan berupa penyalahgunaan, maka dari itu kunci ini akan selalu berada pada server atau disimpan di dalam hardware serta tidak akan pernah dibagikan kepada siapapun kecuali pemilik aslinya.
Hubungan Public Key dan Private Key
Public key dan private key adalah sebuah pasangan kunci (key pair) utama dalam sertifikat digital (misalnya seperti SSL/TLS, code signing, email/document signing) yang keduanya dikaitkan dengan algotritma kunci kriptografi asimetris. Kedua skema kunci ini saling berkaitan satu sama lain secara sistematis, namun keduanya tidak lah identik. Serta bukan merupakan algoritma kunci simetris yang hanya menggunakan satu jenis kunci untuk mengenkrip dan mendekrip.
Baik public key maupun private key dapat diperoleh pada saat pengguna meng-generate CSR di servernya. Key pair ini saling berkaitan, informasi apapun yang dienkrip dengan menggunakan public key, maka hanya akan bisa didekrip dengan private key yang koresponden. Kedua key pair ini mudahnya memiliki cara kerja seperti yang diilustrasikan berikut ini.
Jika Anda ingin mengirimkan suatu informasi kepada teman (server), namun Anda tidak ingin isi informasi itu diketahui oleh orang lain. Maka untuk memenuhi permintaan tersebut, Anda dapat mengacak dan memecah informasi tersebut dengan menggunakan public key milik Anda, barulah kemudian mengirimkannya ke teman Anda. Jadi informasi tersebut sudah tidak akan bisa dibaca atau diketahui oleh pengintip atau penyadap.
Kemudian, sesampainya informasi yang telah teracak dan terpecah tersebut ke teman yang diinginkan, private key milik teman tersebut akan menyatukan kembali informasi-informasi tersebut, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat dibaca dan tersampaikan dengan aman.


Tinggalkan Balasan