Harga
Login
Berlangganan
waspadai celah microsoft

Microsoft Tambal 973 Celah, Ini yang Wajib Diwaspadai

·

·

Microsoft merilis pembaruan keamanan melalui September Patch Tuesday 2026 dengan memperbaiki 973 kerentanan. Sebanyak 119 di antaranya masuk kategori kritis, menjadikan pembaruan kali ini sebagai salah satu yang terbesar yang pernah dirilis Microsoft.

Namun, pengguna tidak perlu menganggap seluruh celah memiliki tingkat risiko yang sama. Dari ratusan kerentanan tersebut, ada dua zero-day Windows yang perlu mendapat perhatian lebih karena telah diketahui dieksploitasi di dunia nyata.

Baca Juga: Eksploitasi Celah Microsoft Windows Meningkat, Risiko Akses Ilegal Kian Besar

Microsoft Perbaiki 973 Celah Keamanan

Besarnya jumlah kerentanan dapat membuat pengguna menganggap semua pembaruan harus diperlakukan dengan tingkat urgensi yang sama. Padahal, risiko setiap celah bergantung pada cara kerentanan dieksploitasi, sistem yang terdampak, dan apakah sudah ada serangan yang memanfaatkannya.

Pembaruan September 2026 mencakup:

  • 973 kerentanan yang diperbaiki.
  • 119 kerentanan masuk kategori kritis.
  • Dua zero-day Windows telah diketahui dieksploitasi.
  • Microsoft telah menyediakan patch untuk seluruh kerentanan tersebut.

Karena itu, perhatian utama bukan hanya pada jumlah celah, tetapi pada kerentanan yang memiliki risiko paling nyata bagi pengguna.

Dua Zero-Day Windows Wajib Diwaspadai

Dua kerentanan yang mendapat perhatian adalah CVE-2026-81963 dan CVE-2026-85880. Keduanya berkaitan dengan peningkatan hak akses pada Windows dan telah diketahui dieksploitasi.

CVE-2026-81963 merupakan kerentanan pada Windows Update Stack yang dapat memungkinkan penyerang meningkatkan hak akses hingga tingkat SYSTEM melalui kesalahan dalam penanganan tautan saat mengakses file secara lokal.

Sementara itu, CVE-2026-85880 merupakan kerentanan heap-based buffer overflow pada Windows Advanced Local Procedure Call. Kerentanan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hak akses pada perangkat yang terdampak.

Hal yang perlu diperhatikan dari kedua zero-day ini meliputi:

  • Sudah dieksploitasi di dunia nyata.
  • Dapat menyebabkan peningkatan hak akses.
  • Berpotensi memberikan kendali lebih besar kepada penyerang.
  • Patch untuk memperbaikinya sudah tersedia.

Kondisi tersebut membuat pengguna Windows perlu memastikan perangkat mereka telah mendapatkan pembaruan keamanan terbaru.

Baca Juga: Pengguna Windows Wajib Waspada, Ada 3 Celah Keamanan Baru

Tidak Semua Celah Harus Diprioritaskan Sama

Ketika ratusan patch dirilis bersamaan, pengguna dan perusahaan perlu menentukan mana yang paling mendesak. Menurut pakar keamanan yang dikutip Forbes, prioritas sebaiknya tidak hanya ditentukan dari skor keparahan seperti CVSS.

Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, antara lain:

  • Apakah kerentanan sudah dieksploitasi?
  • Apakah masuk dalam CISA Known Exploited Vulnerabilities (KEV)?
  • Apakah perangkat terhubung langsung ke internet?
  • Apakah kerentanan dapat memberikan hak akses tinggi?
  • Seberapa penting data atau sistem yang terdampak?

Pendekatan berbasis risiko membantu pengguna menentukan pembaruan yang harus dilakukan lebih cepat tanpa mengabaikan patch lainnya.

Apa yang Perlu Dilakukan Pengguna Windows?

Pengguna sebaiknya tidak menunda pembaruan keamanan, terutama ketika perangkat belum memasang patch terbaru. Kerentanan tidak selalu menimbulkan gejala pada perangkat, tetapi dapat dimanfaatkan ketika penyerang menemukan celah yang belum diperbaiki.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Periksa Windows Update dan pasang pembaruan terbaru.
  • Prioritaskan patch untuk kerentanan yang sudah dieksploitasi.
  • Perbarui aplikasi dan perangkat lunak secara berkala.
  • Hindari membuka tautan atau file mencurigakan.
  • Pastikan fitur keamanan perangkat tetap aktif.

Dengan pembaruan yang tersedia, pengguna dapat mengurangi risiko dari kerentanan yang sudah diketahui, terutama dua zero-day Windows yang menjadi perhatian pada September Patch Tuesday 2026.



Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Vinotek

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca