Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menjadi salah satu pilihan bagi lulusan SMA, MA, dan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang keamanan siber, kriptografi, serta teknologi terkait persandian. Pada 2026, BSSN kembali membuka penerimaan taruna baru melalui Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).
Berdasarkan pengumuman resmi Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Poltek SSN Tahun 2026, sebanyak 50 taruna akan diterima untuk mengisi kebutuhan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di BSSN.
Bagi calon pendaftar, memahami persyaratan dan tahapan seleksi sejak awal penting dilakukan. Berikut penjelasan selengkapnya.
Kuota dan Program Studi Sekolah Kedinasan BSSN 2026
Pada tahun 2026, Poltek SSN menyediakan 50 formasi taruna baru. Jumlah tersebut dibagi ke dalam tiga program studi dengan kuota yang berbeda. Ketiga program studi yang tersedia merupakan program Diploma IV (D-IV) dengan bidang yang berkaitan dengan keamanan siber dan kriptografi.
Pembagian kuotanya adalah sebagai berikut:
- D-IV Rekayasa Keamanan Siber: 22 taruna.
- D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi: 10 taruna.
- D-IV Rekayasa Kriptografi: 18 taruna.
Baca Juga: Info Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kementerian Hukum 2026
Syarat Masuk Sekolah Kedinasan BSSN 2026
Tidak semua lulusan sekolah menengah dapat langsung mendaftar ke Poltek SSN. BSSN menetapkan sejumlah persyaratan yang mencakup kewarganegaraan, usia, latar belakang pendidikan, nilai akademik, kesehatan, hingga status pernikahan.
Dari sisi usia, peserta harus berusia minimal 17 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun pada 31 Desember 2026. Sementara dari sisi pendidikan, ketentuannya berbeda berdasarkan kurikulum dan jurusan yang ditempuh di sekolah asal.
Beberapa persyaratan pendidikan yang perlu diperhatikan calon peserta meliputi:
- Siswa kelas XII atau lulusan SMA/MA jurusan IPA bagi sekolah yang tidak menggunakan Kurikulum Merdeka.
- Lulusan SMA/MA semua jurusan bagi sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka.
- Lulusan SMK Teknik Elektronika, meliputi Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Otomasi Industri, Teknik Elektronika dan Komunikasi, serta Teknik Mekatronika.
- Lulusan SMK bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, meliputi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi, serta Pengembangan Gim.
Selain latar belakang pendidikan, nilai rapor juga menjadi bagian dari persyaratan. Peserta harus memiliki rata-rata nilai Matematika minimal 80 dan rata-rata nilai Bahasa Inggris minimal 80 pada semester IV dan V.
Persyaratan kesehatan dan fisik juga perlu diperhatikan karena peserta harus memenuhi ketentuan tertentu yang dibuktikan melalui pemeriksaan kesehatan dari fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah.
Beberapa ketentuannya meliputi:
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna, baik parsial maupun total.
- Tidak memiliki penyakit bawaan dan/atau menular yang dapat mengganggu kegiatan harian taruna.
- Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita.
- Memiliki berat badan yang seimbang.
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato.
- Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik yang tidak sesuai ketentuan.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
- Belum pernah melahirkan bagi wanita dan belum pernah memiliki anak biologis bagi pria.
- Memiliki Kartu BPJS Kesehatan dan NIK yang valid.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus serta menjalani masa ikatan dinas sesuai aturan yang berlaku.
Cara Daftar Sekolah Kedinasan BSSN 2026
Pendaftaran taruna baru Poltek SSN Tahun 2026 dilakukan secara online melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berdasarkan pengumuman resmi, pendaftaran berlangsung pada 18 Agustus sampai 30 Agustus 2026.
Calon peserta perlu membuat akun SSCASN terlebih dahulu, kemudian mengisi data dan memilih Poltek SSN sebagai sekolah kedinasan tujuan. Setelah itu, peserta dapat memilih salah satu dari tiga program studi yang tersedia.
Secara umum, proses pendaftaran dilakukan melalui beberapa langkah berikut:
- Membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan Tahun 2026 melalui menu registrasi.
- Mencetak Kartu Informasi Akun.
- Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
- Mengunggah swafoto.
- Memilih Sekolah Kedinasan Politeknik Siber dan Sandi Negara.
- Memilih salah satu program studi yang tersedia.
- Melengkapi nilai dan biodata.
- Mengunggah seluruh dokumen persyaratan.
- Memeriksa resume dan mencetak Kartu Pendaftaran SSCASN Sekolah Kedinasan Tahun 2026.
- Memantau hasil verifikasi melalui portal SSCASN pada jadwal yang telah ditentukan panitia.
Dokumen yang Perlu Disiapkan saat Mendaftar
Persiapan dokumen menjadi bagian penting dalam proses pendaftaran karena setiap berkas memiliki ketentuan format dan ukuran maksimum. Peserta perlu memastikan seluruh dokumen dalam kondisi jelas, sesuai persyaratan, serta dapat dibaca sebelum diunggah ke portal SSCASN.
Dokumen yang perlu dipersiapkan, antara lain:
- Pas foto berwarna terbaru dalam tiga bulan terakhir dengan latar belakang merah, format JPG maksimal 200 KB.
- KTP asli atau Kartu Keluarga asli/Kartu Keluarga Digital bagi peserta yang belum memiliki KTP, format JPG maksimal 200 KB.
- Scan rapor asli yang digabungkan dalam satu PDF, maksimal 1.000 KB.
- Hasil pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas yang mencantumkan tinggi dan berat badan, maksimal 500 KB.
- Hasil pemeriksaan kesehatan dari dokter Puskesmas atau unit pelayanan kesehatan pemerintah yang mencantumkan hasil pemeriksaan buta warna, maksimal 500 KB.
- Surat pernyataan diri sebagai persetujuan persyaratan umum yang dilengkapi materai Rp10.000, dalam format PDF maksimal 700 KB.
- Scan atau screenshot Kartu BPJS Kesehatan, format JPG maksimal 200 KB.
Khusus dokumen yang membutuhkan e-Meterai, calon peserta dapat menggunakan e-Meterai Vinotek (ViMET) untuk kebutuhan tersebut. Sebagai reseller resmi e-Meterai Peruri, Vinotek menyediakan solusi untuk membantu proses administrasi dokumen digital selama persiapan pendaftaran.
Beberapa keunggulan e-Meterai Vinotek yang bisa menjadi pertimbangan, antara lain:
- Reseller resmi e-Meterai Peruri, sehingga keaslian e-Meterai lebih terjamin.
- Platform yang mudah digunakan untuk pembelian dan penggunaan e-Meterai.
- Mendukung administrasi dokumen digital, sehingga persiapan dokumen lebih praktis dan sesuai ketentuan.
Dengan menggunakan e-Meterai Vinotek, calon peserta bisa mempersiapkan dokumen yang memerlukan e-Meterai secara lebih praktis sebelum seluruh berkas diunggah ke portal pendaftaran.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan e-meterai Anda sekarang juga dengan menghubungi WhatsApp 0822 4968 6626, email solution@vinotek.id, atau langsung daftar di sini!
Baca Juga: Info Sekdin Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026
FAQ Seputar Sekolah Kedinasan BSSN
1. Berapa kuota sekolah kedinasan BSSN tahun 2026?
Poltek SSN menyediakan 50 formasi taruna baru pada 2026. Kuota tersebut terdiri dari 22 formasi Rekayasa Keamanan Siber, 10 Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi, dan 18 Rekayasa Kriptografi.
2. Kapan pendaftaran Poltek SSN 2026 dibuka?
Pendaftaran dibuka pada 18 Agustus sampai 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan.
3. Apakah lulusan SMK bisa mendaftar ke Poltek SSN?
Bisa. Pengumuman menetapkan sejumlah jurusan SMK yang dapat mengikuti seleksi, khususnya dari bidang Teknik Elektronika serta Teknologi Informasi dan Komunikasi.
4. Di mana pendaftaran Poltek SSN dilakukan?
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan milik BKN. Informasi penerimaan dan pengumuman resmi juga disampaikan melalui laman penerimaan Poltek SSN.
5. Apa dokumen yang membutuhkan materai dalam pendaftaran?
Pengumuman penerimaan Poltek SSN 2026 mencantumkan surat pernyataan diri sebagai salah satu dokumen yang harus dilengkapi materai Rp10.000 dan diunggah dalam format PDF.




Tinggalkan Balasan