Google merilis pembaruan keamanan terbaru untuk browser Chrome pada Mei 2026. Update ini memperbaiki 16 celah keamanan, termasuk dua bug dengan tingkat ancaman kritis yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber.
Pembaruan tersebut hadir dalam versi Chrome 148.0.7778.178/179 untuk Windows dan Mac, serta versi 148.0.7778.178 untuk Linux. Menurut laporan Forbes, distribusi update dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari hingga beberapa minggu ke depan.
Daftar Bug Kritis yang Diperbaiki
Berikut dua bug utama yang menjadi sorotan dalam update Chrome Mei 2026:
1. CVE-2026-9111 pada WebRTC
Bug pertama yang diperbaiki Google ditemukan pada teknologi WebRTC, fitur yang memungkinkan Chrome mendukung komunikasi audio dan video secara real-time.
Beberapa hal yang perlu diketahui dari bug ini:
- Termasuk kategori use-after-free vulnerability
- Terjadi ketika sistem masih mencoba mengakses memori yang sebenarnya sudah tidak digunakan
- Berpotensi dimanfaatkan untuk menjalankan kode berbahaya di perangkat pengguna
- Masuk dalam kategori kerentanan kritis
Google menilai bug ini perlu segera ditangani karena berisiko membuka akses bagi pelaku serangan siber.
Baca Juga: Samsung Bakal Hentikan Messages, Pengguna Diminta Beralih
2. CVE-2026-9110 pada Antarmuka Chrome
Bug kedua berkaitan dengan implementasi antarmuka pengguna (UI) pada Chrome yang dinilai tidak aman.
Detail kerentanan ini meliputi:
- Terjadi pada sistem antarmuka pengguna Chrome
- Dikategorikan sebagai inappropriate implementation vulnerability
- Dapat membuka celah keamanan pada browser
- Masuk dalam tingkat ancaman kritis
Meski belum ditemukan eksploitasi aktif, Google tetap meminta pengguna segera melakukan pembaruan.
3. Kerentanan Lain dengan Risiko Sedang hingga Tinggi
Selain dua bug utama tersebut, Google juga memperbaiki sejumlah celah keamanan lain dalam update Mei 2026.
Beberapa poin pentingnya, antara lain:
- Total ada 16 bug keamanan yang diperbaiki
- Sebagian bug memiliki tingkat ancaman sedang hingga tinggi
- Detail lengkap tidak dipublikasikan demi alasan keamanan
- Update dilakukan untuk mengurangi potensi eksploitasi di masa mendatang
Google memastikan pembaruan keamanan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan pengguna saat menggunakan internet.
Belum Ada Eksploitasi yang Diketahui
Google memastikan sejauh ini belum ada laporan eksploitasi aktif terhadap bug tersebut. Meski demikian, pengguna tetap diminta segera melakukan pembaruan browser.
Beberapa alasan pengguna disarankan segera update, antara lain:
- Detail bug yang dipublikasikan bisa dimanfaatkan pelaku siber untuk mencari celah serangan
- Risiko keamanan biasanya meningkat setelah informasi kerentanan diumumkan
- Update terbaru membantu melindungi data dan aktivitas pengguna saat browsing
Pakar keamanan siber Davey Winder juga mengingatkan pentingnya memasang patch keamanan sesegera mungkin untuk meminimalkan risiko serangan.
Baca Juga: Komdigi Kaji Aturan Platform Digital Wajib Berkantor di RI
Cara Update Google Chrome secara Manual
Secara default, Chrome akan melakukan pembaruan otomatis. Namun pengguna juga bisa mempercepat proses update secara manual.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka menu tiga titik di pojok kanan atas Chrome
- Pilih menu Help atau Bantuan
- Klik About Google Chrome
- Chrome akan otomatis mencari dan mengunduh update terbaru
- Setelah proses selesai, klik tombol Relaunch untuk mengaktifkan pembaruan
Pengguna disarankan memastikan browser selalu menggunakan versi terbaru agar perlindungan keamanan tetap optimal.



Tinggalkan Balasan