Google Chrome dilaporkan mengunduh file kecerdasan buatan (AI) berukuran besar ke perangkat pengguna tanpa persetujuan langsung. File tersebut diketahui merupakan model AI Gemini Nano yang digunakan untuk menjalankan sejumlah fitur AI langsung di perangkat atau on-device AI.
Akibatnya, sebagian pengguna merasa ruang penyimpanan perangkat mereka tiba-tiba berkurang atau aktivitas disk menjadi tidak wajar.
Chrome Diam-Diam Unduh File AI 4GB
Laporan terbaru mengungkap adanya folder bernama “OptGuideOnDeviceModel” di direktori instalasi Chrome. Folder ini berisi sekitar 4GB data Large Language Model (LLM) Gemini Nano.
Pada Windows 11, folder tersebut biasanya berada di lokasi:
- %LOCALAPPDATA%\Google\Chrome\User Data\OptGuideOnDeviceModel
Kasus serupa juga ditemukan pada:
- Mac berbasis Apple Silicon
- Ubuntu Linux
- Perangkat desktop modern lainnya
Yang menjadi perhatian, file ini disebut diunduh otomatis tanpa notifikasi khusus kepada pengguna.
Baca Juga: Laptop Restart Berkali-kali setelah Update Windows 11? Ternyata Ini Penyebabnya
Fungsi Gemini Nano di Chrome
Gemini Nano merupakan model AI ringan milik Google yang berjalan langsung di perangkat pengguna.
Model ini digunakan untuk mendukung beberapa fitur seperti:
- Bantuan menulis (writing assistance)
- Fitur keamanan berbasis AI
- Kemampuan AI offline tertentu
- API pengembang berbasis AI
Namun, sebagian besar fitur AI populer di Chrome dan Google Search sebenarnya masih menggunakan server cloud Google, bukan model AI lokal tersebut.
File Akan Terunduh Lagi meski Dihapus
Pengguna yang mencoba menghapus folder Gemini Nano secara manual ternyata menemukan bahwa Chrome akan kembali mengunduh file tersebut secara otomatis. Hal ini memicu kritik dari sejumlah pihak, termasuk ilmuwan komputer dan pengacara privasi Alexander Hanff.
Hanff menilai pengunduhan file AI berukuran besar tanpa persetujuan pengguna berpotensi melanggar regulasi privasi di Eropa. Ia juga menyoroti dampak lingkungan dari transfer data masif yang dilakukan Google ke jutaan perangkat pengguna.
Penjelasan Google soal Gemini Nano
Google akhirnya memberikan klarifikasi terkait keberadaan file AI tersebut.
Menurut Google:
- Gemini Nano sudah tersedia di Chrome sejak 2024
- Model AI ini dirancang agar data pengguna tidak perlu dikirim ke cloud
- File akan otomatis dihapus jika perangkat kekurangan ruang penyimpanan
- Pengguna kini bisa menonaktifkan dan menghapus model AI langsung dari pengaturan Chrome
Google juga menyebut fitur ini hanya didorong ke perangkat yang dinilai memiliki spesifikasi cukup mumpuni.
Baca Juga: Jenis Cloud Computing dan Perbedaannya yang Perlu Dipahami Perusahaan
Cara Menonaktifkan Gemini Nano di Chrome
Pengguna yang ingin menghentikan download otomatis model AI ini bisa mengikuti langkah berikut:
1. Melalui Pengaturan Chrome
- Buka Google Chrome
- Klik menu tiga titik di kanan atas
- Masuk ke Settings
- Pilih System
- Cari opsi On-device AI
- Nonaktifkan toggle tersebut
Setelah dimatikan, Chrome tidak akan lagi mengunduh atau memperbarui model Gemini Nano.
2. Cara Alternatif Menghentikan Download Otomatis
Jika opsi “On-device AI” belum tersedia, pengguna bisa mencoba metode berikut:
- Buka Google Chrome
- Ketik chrome://flags pada address bar
- Tekan Enter
- Cari menu “Enables optimization guide on device on Android”
- Ubah status menjadi Disabled
Cara ini disebut dapat menghentikan Chrome mengunduh model AI Gemini Nano secara otomatis.
Pengguna Perlu Lebih Waspada terhadap Fitur AI
Kasus ini menjadi pengingat bahwa perkembangan fitur AI di browser modern tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga membawa konsekuensi baru.
Beberapa hal yang kini mulai menjadi perhatian pengguna, antara lain:
- Penggunaan ruang penyimpanan yang besar
- Aktivitas unduhan tersembunyi
- Transparansi sistem
- Privasi data pengguna
- Dampak konsumsi data dan energi
Karena itu, pengguna disarankan rutin memeriksa pengaturan browser dan fitur AI yang berjalan di perangkat mereka.




Tinggalkan Balasan