Pengguna Mac perlu memperhatikan celah keamanan terbaru pada fitur Screen Sharing. Kerentanan ini dapat memungkinkan penyerang yang berada di jaringan untuk melakukan autentikasi tanpa kredensial yang valid dan berpotensi menjalankan kode dari jarak jauh pada perangkat yang terdampak.
Celah tersebut telah diperbaiki Apple melalui pembaruan keamanan terbaru untuk beberapa versi macOS. Karena eksploitasi dapat memberikan akses untuk menjalankan kode berbahaya, pengguna Mac yang masih menggunakan versi terdampak disarankan segera memasang pembaruan yang tersedia.
Apa Itu Celah Screen Sharing di Mac?
Screen Sharing merupakan fitur macOS yang memungkinkan pengguna mengakses tampilan dan mengendalikan Mac dari perangkat lain. Fitur ini dapat berguna untuk bekerja dari jarak jauh, memberikan dukungan teknis, atau mengakses perangkat tanpa harus berada di depannya secara langsung.
Namun, fungsi akses jarak jauh juga membuat keamanan proses autentikasi menjadi sangat penting. Pada celah terbaru yang diberi kode CVE-2026-65400, terdapat masalah pada mekanisme autentikasi layanan Screen Sharing.
Beberapa hal penting mengenai kerentanan tersebut adalah:
- Celah tercatat sebagai CVE-2026-65400.
- Penyerang yang berada di jaringan dapat melakukan autentikasi ke Screen Sharing tanpa kredensial yang valid.
- Kerentanan berkaitan dengan implementasi Secure Remote Password (SRP) pada layanan Screen Sharing.
- Apple memperbaikinya melalui peningkatan pengelolaan status.
- Celah tersebut memengaruhi beberapa versi macOS yang masih mendapatkan dukungan.
Masalah ini menjadi lebih serius karena dampaknya tidak berhenti pada kegagalan autentikasi. Dalam kondisi tertentu, celah dapat membuka peluang bagi penyerang untuk menjalankan kode pada perangkat korban.
Baca Juga: Vishing Jadi Senjata Baru Hacker, Ini Modusnya
Celah Ini Bisa Memungkinkan Remote Code Execution
Risiko terbesar dari CVE-2026-65400 adalah potensi remote code execution (RCE). Secara sederhana, RCE memungkinkan pihak yang berhasil mengeksploitasi celah menjalankan kode pada perangkat target dari jarak jauh.
Analisis Huntress yang dikutip Forbes menyebut celah ini memanfaatkan masalah pada implementasi Secure Remote Password di layanan Screen Sharing. Kondisi tersebut membuat kerentanan perlu diperhatikan, terutama oleh pengguna yang mengandalkan fitur akses jarak jauh.
Potensi risiko dari celah tersebut, antara lain:
- Penyerang dapat melakukan autentikasi tanpa kredensial yang valid.
- Serangan dapat dilakukan melalui layanan Screen Sharing.
- Penyerang berpotensi menjalankan kode berbahaya pada perangkat yang menjadi target.
- Eksploitasi berpotensi dilakukan tanpa harus terlebih dahulu mendapatkan akses sebagai pengguna root.
- Perangkat yang menggunakan Screen Sharing menjadi perhatian khusus dan perlu segera diperbarui.
Dengan kemampuan menjalankan kode dari jarak jauh, dampak kerentanan dapat menjadi lebih serius dibandingkan celah yang hanya menyebabkan gangguan pada fungsi tertentu. Karena itu, pengguna tidak disarankan menunggu sampai terjadi masalah sebelum memasang patch keamanan.
Apple Sudah Memperbaiki Celah pada macOS
Apple telah menyediakan pembaruan keamanan untuk menutup CVE-2026-65400. Patch tersebut tersedia untuk beberapa versi macOS yang masih didukung sehingga pengguna dapat menyesuaikan pembaruan dengan sistem operasi yang digunakan.
Versi macOS yang mendapatkan perbaikan tersebut meliputi:
- macOS Tahoe 26.6.1
- macOS Sequoia 15.7.9
- macOS Sonoma 14.8.9
Ketiga pembaruan tersebut sama-sama membawa perbaikan untuk masalah pada Screen Sharing. Apple menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan melalui peningkatan state management pada layanan yang terdampak.
Artinya, pengguna tidak perlu menunggu pembaruan besar berikutnya untuk mendapatkan perlindungan. Jika perangkat menggunakan salah satu versi macOS tersebut, pembaruan keamanan dapat langsung dipasang ketika sudah tersedia.
Pengguna Mac yang Memakai Screen Sharing Perlu Waspada
Tidak semua pengguna Mac mungkin menggunakan Screen Sharing dalam aktivitas sehari-hari. Namun, pengguna yang mengaktifkan fitur tersebut perlu memberikan perhatian lebih karena kerentanan berkaitan langsung dengan layanan akses jarak jauh tersebut.
Beberapa kondisi yang membuat pengguna perlu lebih waspada, antara lain:
- Sering menggunakan Screen Sharing untuk mengakses Mac dari perangkat lain.
- Menggunakan Mac untuk pekerjaan yang membutuhkan akses jarak jauh.
- Mengelola perangkat Mac melalui jaringan.
- Menggunakan Mac pada jaringan yang melibatkan banyak perangkat.
- Masih menjalankan versi macOS yang belum mendapatkan patch keamanan terbaru.
Meski demikian, pengguna yang tidak secara aktif menggunakan Screen Sharing juga tetap disarankan memperbarui macOS. Pembaruan keamanan biasanya mencakup perbaikan terhadap kerentanan yang telah ditemukan sehingga menjaga sistem tetap up to date merupakan langkah perlindungan dasar.
Baca Juga: LightSpy Makin Canggih, Kini Bisa Hapus Data dari Jarak Jauh
Cara Mengurangi Risiko dari Celah Screen Sharing
Langkah utama yang dapat dilakukan pengguna adalah memasang pembaruan macOS terbaru sesuai versi perangkat. Apple telah menyediakan patch untuk menutup celah sehingga pengguna tidak perlu melakukan konfigurasi rumit untuk mendapatkan perbaikannya.
Pengguna dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Periksa versi macOS yang sedang digunakan.
- Buka menu System Settings dan masuk ke bagian General.
- Pilih Software Update untuk memeriksa pembaruan yang tersedia.
- Pasang pembaruan apabila perangkat menawarkan versi terbaru.
- Restart perangkat jika diperlukan setelah proses pembaruan selesai.
- Pastikan sistem operasi tetap diperbarui secara berkala.
Bagi pengguna yang tidak membutuhkan Screen Sharing, fitur akses jarak jauh juga sebaiknya tidak dibiarkan aktif tanpa alasan. Mengurangi layanan yang tidak diperlukan dapat menjadi salah satu langkah tambahan untuk mengurangi permukaan serangan pada perangkat.
Jangan Tunda Update jika Menggunakan Mac
Celah Screen Sharing yang berpotensi memungkinkan remote code execution menunjukkan mengapa pembaruan keamanan perlu segera dipasang. Pengguna tidak harus menunggu munculnya tanda serangan untuk melakukan update karena patch telah disediakan Apple untuk memperbaiki masalah tersebut.
Hal yang paling penting bagi pengguna Mac saat ini adalah:
- Periksa versi macOS yang digunakan.
- Pastikan pembaruan keamanan terbaru sudah terpasang.
- Segera update jika menggunakan versi yang terdampak.
- Berikan perhatian khusus jika Screen Sharing aktif.
- Nonaktifkan fitur akses jarak jauh yang tidak diperlukan.
- Periksa pembaruan sistem secara berkala.
Dengan memasang patch terbaru, pengguna dapat mengurangi risiko perangkat menjadi target eksploitasi melalui celah yang sudah diketahui. Terlebih, CVE-2026-65400 bukan sekadar masalah autentikasi karena celah tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk menjalankan kode dari jarak jauh pada Mac yang terdampak.




Tinggalkan Balasan