Harga
Login
Berlangganan
Sekolah Kedinasan BMKG

Sekolah Kedinasan BMKG 2026: Syarat, Dokumen & Cara Daftar

·

·

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali membuka penerimaan taruna baru melalui Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Pada penerimaan tahun ini, STMKG menyediakan 130 formasi untuk jenjang Sarjana Terapan atau Diploma IV. Seleksi dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tes kebugaran, pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara.

Bagi calon peserta yang tertarik mengikuti seleksi, memahami syarat, dokumen, dan alur pendaftaran sejak awal penting dilakukan. Berikut informasi lengkap sekolah kedinasan BMKG 2026 berdasarkan pedoman resmi PTB STMKG.

Syarat Sekolah Kedinasan BMKG 2026

Pendaftaran STMKG 2026 terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan umum dan akademik. Salah satu ketentuan yang perlu diperhatikan adalah batas usia, yaitu peserta harus berusia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 November 2026.

Selain usia, calon taruna juga harus memenuhi persyaratan terkait kesehatan, kondisi fisik, status pernikahan, serta kesediaan menjalani ikatan dinas dan penempatan setelah lulus. Beberapa syarat utama tersebut meliputi:

  • Pria atau wanita dan merupakan Warga Negara Indonesia.
  • Sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna.
  • Berusia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 November 2026.
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
  • Bebas narkoba.
  • Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.
  • Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang.
  • Bersedia bekerja di BMKG dan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
  • Lulus atau akan lulus SMA/MA/SMK atau sederajat dari semua jurusan.

Untuk peserta yang menggunakan kacamata, pedoman memperbolehkan lensa sferis maksimal minus 4 D dan lensa silindris maksimal minus 2 D. Peserta juga harus bersedia menjalani LASIK dengan biaya sendiri apabila diterima atau dinyatakan lulus sesuai ketentuan.

Sementara itu, peserta yang mengikuti formasi afirmasi memiliki persyaratan tambahan terkait tempat lahir, domisili, serta riwayat pendidikan di provinsi tertentu. Khusus peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP), calon peserta juga harus mendapatkan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).

Baca Juga: Pendaftaran STIN 2026: Syarat, Dokumen, dan Jadwal Seleksi

Dokumen Pendaftaran Sekolah Kedinasan BMKG 2026

Setelah memastikan seluruh persyaratan terpenuhi, calon peserta perlu menyiapkan dokumen untuk diunggah melalui SSCASN. Setiap dokumen harus mengikuti format dan ukuran yang sudah ditetapkan. Peserta juga perlu teliti ketika mengisi data karena data dan dokumen yang sudah dikirim serta diverifikasi tidak dapat diubah kembali.

Dokumen yang perlu disiapkan untuk proses pendaftaran, antara lain:

  • Bukti pembayaran pendaftaran STMKG sebesar Rp75.000.
  • Pas foto terbaru dengan latar belakang merah, format JPG, maksimal 500 KB.
  • KTP, KK, KIA, atau surat keterangan dari Dukcapil, format JPG, maksimal 500 KB.
  • Ijazah SMA/MA/SMK atau Surat Keterangan Lulus, Surat Keterangan Aktif di Kelas XII, atau rapor kelas XII semester I, format PDF maksimal 1.000 KB.
  • Akta kelahiran dan/atau KK bagi peserta afirmasi daerah.
  • Akta kelahiran dan/atau KK serta Surat Keterangan OAP dari MRP dengan stempel basah bagi peserta afirmasi OAP.

Untuk tahap pendaftaran online, dokumen bermeterai tidak tercantum sebagai salah satu dokumen yang harus diunggah. Namun, bagi calon peserta yang lolos seleksi, surat pernyataan bermeterai Rp10.000 wajib disertakan saat melakukan pendaftaran ulang.

Agar kebutuhan administrasi lebih praktis, calon peserta bisa menggunakan e-Meterai Vinotek (ViMET) untuk kebutuhan dokumen yang memerlukan e-Meterai. Sebagai reseller resmi e-Meterai Peruri, Vinotek menyediakan solusi untuk membantu proses administrasi dokumen digital selama persiapan pendaftaran.

Beberapa keunggulan e-Meterai Vinotek yang dapat menjadi pertimbangan, antara lain:

  • Reseller resmi e-Meterai Peruri, sehingga keaslian e-Meterai lebih terjamin.
  • Platform yang mudah digunakan untuk pembelian dan penggunaan e-Meterai.
  • Mendukung administrasi dokumen digital, sehingga persiapan dokumen lebih praktis dan sesuai ketentuan.

Dengan menyiapkan dokumen sejak awal, peserta dapat lebih mudah memenuhi kelengkapan administrasi ketika memasuki tahap pendaftaran ulang. Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan e-meterai Anda sekarang juga dengan menghubungi WhatsApp 0822 4968 6626, email solution@vinotek.id, atau langsung daftar di sini!

Cara Daftar Sekolah Kedinasan BMKG 2026

Pendaftaran sekolah kedinasan BMKG 2026 dilakukan melalui dua sistem, yaitu Sistem PTB STMKG dan SSCASN BKN. Peserta perlu menyelesaikan proses pada kedua platform tersebut sesuai tahapan yang ditetapkan dalam pedoman.

Pada tahap awal, peserta perlu membuat akun di Sistem PTB STMKG, mengisi data diri, dan memperoleh kode billing untuk pembayaran pendaftaran. Setelah pembayaran berhasil, bukti pembayaran harus disimpan dan diunggah melalui SSCASN BKN.

Secara umum, alur pendaftaran yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Membuat akun pada Sistem PTB STMKG melalui simas.stmkg.ac.id/spmbfront/.
  • Mengisi data diri hingga memperoleh kode billing.
  • Membayar biaya pendaftaran STMKG sebesar Rp75.000.
  • Menyimpan bukti pembayaran.
  • Membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK yang telah tervalidasi Dukcapil.
  • Login ke SSCASN dan melakukan swafoto sesuai ketentuan.
  • Memilih STMKG, jenis formasi, program studi atau jurusan yang tersedia, dan lokasi tes.
  • Mengisi biodata.
  • Mengunggah dokumen persyaratan.
  • Memeriksa kembali seluruh data pada resume sebelum dikirim.

Pendaftaran dibuka pada 18-30 Agustus 2026. Sementara itu, seleksi administrasi berlangsung sampai 1 September 2026.

Peserta sebaiknya tidak menunda pendaftaran hingga mendekati batas akhir. Selain mengurangi risiko kendala teknis, waktu yang lebih longgar juga memberi kesempatan untuk memeriksa kembali dokumen dan data sebelum dikirim.

Jadwal Sekolah Kedinasan BMKG 2026

Selain memahami cara daftar, calon peserta perlu mencatat jadwal setiap tahap agar tidak melewatkan pembayaran maupun tes. Berdasarkan pedoman PTB STMKG, beberapa tahapan utama dijadwalkan mulai Agustus hingga November 2026.

Jadwal pentingnya meliputi:

  • 18-30 Agustus 2026: pendaftaran dan pembayaran seleksi administrasi.
  • 2-3 September 2026: pengumuman hasil seleksi administrasi.
  • 4-5 September 2026: masa sanggah.
  • 11-15 September 2026: pembayaran PNBP CAT.
  • 22 September-7 Oktober 2026: tes SKD.
  • 1-13 Oktober 2026: pengumuman hasil SKD.
  • 14-18 Oktober 2026: pembayaran PNBP CAT SKB.
  • 25-26 Oktober 2026: tes SKB.
  • 27-30 Oktober 2026: pengumuman hasil SKB.
  • 2-4 November 2026: pemeriksaan kesehatan.
  • 5-6 November 2026: tes kebugaran dan wawancara.
  • 18-19 November 2026: pengumuman final.
  • 23-27 November 2026: pendaftaran ulang.
  • 30 November 2026: awal perkuliahan.

Jadwal tes SKD dan SKB dalam pedoman diberi catatan masih tentatif karena menyesuaikan penjadwalan BKN. Karena itu, peserta perlu memantau pengumuman resmi STMKG secara berkala.

Baca Juga: Info Lengkap Pendaftaran Sekolah Kedinasan BSSN 2026

FAQ Seputar Sekolah Kedinasan BMKG 2026

1. Kapan pendaftaran sekolah kedinasan BMKG 2026 dibuka?

Pendaftaran STMKG 2026 dibuka pada 18-30 Agustus 2026 melalui SSCASN BKN dan Sistem PTB STMKG.

2. Apa saja syarat sekolah kedinasan BMKG 2026?

Syarat utamanya meliputi WNI, berusia 15-23 tahun pada 1 November 2026, belum menikah, sehat jasmani dan rohani, serta lulusan atau calon lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dari semua jurusan.

3. Berapa biaya pendaftaran STMKG 2026?

Biaya pendaftaran STMKG sebesar Rp75.000, sedangkan biaya CAT SKD dan SKB masing-masing sebesar Rp100.000.

4. Apa saja dokumen pendaftaran STMKG 2026?

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain pas foto berlatar merah, KTP/KK/KIA atau surat Dukcapil, ijazah atau dokumen pengganti, serta bukti pembayaran pendaftaran. Peserta afirmasi memiliki dokumen tambahan sesuai formasi.

5. Apakah sekolah kedinasan BMKG 2026 menggunakan e-Meterai?

Pada tahap pendaftaran ulang, peserta yang lulus wajib menyertakan surat pernyataan bermeterai Rp10.000.



Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Vinotek

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca