Harga
Login
Berlangganan
pendaftaran stin 2026

Pendaftaran STIN 2026: Syarat, Dokumen, dan Jadwal Seleksi

·

·

Badan Intelijen Negara (BIN) membuka seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) 2026. Pendaftaran dilakukan melalui SSCASN-BKN dan dilanjutkan melalui Portal STIN bagi peserta yang lulus seleksi administrasi.

Pada tahun ini, STIN menyediakan kuota sebanyak 100 orang. Bagi Anda yang tertarik untuk mendaftar, simak informasi lengkap seputar pendaftaran STIN 2026 berikut ini.

Kuota Sekolah Dinas STIN 2026

STIN menyediakan kuota penerimaan sebanyak 100 orang pada seleksi tahun anggaran 2026. Kuota tersebut terdiri atas 85% peserta laki-laki dan 15% peserta perempuan, juga dibagi berdasarkan tiga program studi yang tersedia.

Berikut kuota masing-masing program studi:

  • Sarjana Agen Intelijen: 60 orang.
  • Sarjana Analis Intelijen: 20 orang.
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang.

Sarjana Agen Intelijen dan Sarjana Analis Intelijen dapat dipilih oleh lulusan SLTA atau sederajat. Sementara itu, Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber memiliki persyaratan khusus bagi lulusan SMK/MAK dari jurusan tertentu. Berikut rinciannya:

  • Sarjana Agen Intelijen: SLTA/sederajat.
  • Sarjana Analis Intelijen: SLTA/sederajat.
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: SMK/MAK dari jurusan seperti:
    • Desain Grafis,
    • Komputer,
    • Rekayasa Perangkat Lunak,
    • Teknik Jaringan Akses,
    • Teknik Komputer dan Informatika,
    • Teknik Komputer dan Jaringan,
    • Teknik Transmisi Telekomunikasi,
    • Teknologi Informasi dan Komunikasi,
    • Desain Komunikasi Visual,
    • Sistem Informatika,
    • Jaringan dan Aplikasi,
    • Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi,
    • serta jurusan terkait lainnya yang tercantum dalam pengumuman.
Baca Juga: Info Lengkap Pendaftaran Sekolah Kedinasan BSSN 2026

Syarat Pendaftaran STIN 2026

Calon peserta harus memenuhi syarat akademik, administrasi, fisik, dan kesehatan. Lulusan 2024, 2025, dan 2026 harus memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 85. Nilai mata pelajaran yang dipersyaratkan juga minimal 85. Khusus lulusan 2026 yang belum memiliki ijazah, nilai rata-rata rapor semester 1-5 harus minimal 85.

Persyaratan lainnya meliputi:

  • Warga Negara Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan.
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Tidak pernah terlibat tindak pidana dan memiliki kelakuan baik yang dibuktikan dengan SKCK.
  • Mampu mengoperasikan komputer, termasuk aplikasi perkantoran dan internet.
  • Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
  • Belum pernah melahirkan bagi perempuan dan belum pernah memiliki anak biologis bagi laki-laki.
  • Tidak bertato. Peserta perempuan juga tidak boleh memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim, sedangkan peserta laki-laki tidak boleh bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh mana pun.
  • Sehat jasmani dan rohani serta tidak pernah mengalami patah tulang.
  • Tidak buta warna.
  • Diutamakan memiliki tinggi badan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan. Peserta dengan tinggi di bawah ketentuan tersebut masih dapat memenuhi persyaratan apabila memiliki prestasi atau kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan saat seleksi.
  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada 31 Desember 2026.
  • Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali.
  • Bersedia tinggal di asrama selama pendidikan.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama 16 tahun sejak dinyatakan lulus pendidikan STIN.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau instansi lain yang ditentukan BIN setelah lulus.
  • Memiliki kartu BPJS Kesehatan yang aktif.
  • Bukan personel atau mantan personel TNI/Polri/PNS dan belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan personel TNI/Polri/PNS.
  • Tidak sedang terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.

Peserta seleksi tidak dipungut biaya, kecuali biaya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang ditetapkan sebesar Rp100.000.

Dokumen Pendaftaran STIN 2026 yang Wajib Disiapkan

Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta juga perlu menyiapkan dokumen administrasi untuk diunggah saat melakukan pendaftaran melalui SSCASN-BKN. Adapun berkas yang wajib disiapkan peserta meliputi:

  • Surat Izin Orang Tua/Wali Asli, dibuat dan ditandatangani di atas meterai, lalu diunggah dalam format PDF/JPEG.
  • Ijazah SLTA/sederajat bagi lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026. Seluruh halaman wajib dicantumkan, termasuk bagian belakang yang memuat transkrip nilai.
  • Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi lulusan 2026 apabila ijazah belum diterbitkan.
  • Foto berwarna terbaru ukuran postcard (3R) seluruh badan, tampak depan, dengan pakaian atas berwarna putih dan bawahan berwarna hitam. Latar belakang foto berwarna merah untuk laki-laki dan biru untuk perempuan.
  • Foto orang tua dalam format PDF/JPEG.
  • Kartu Keluarga (KK) dalam format PDF/JPEG.
  • Kartu BPJS Kesehatan aktif dalam format PDF/JPEG.

Khusus dokumen yang membutuhkan e-Meterai, calon peserta dapat menggunakan e-Meterai Vinotek (ViMET) untuk kebutuhan tersebut. Sebagai reseller resmi e-Meterai Peruri, Vinotek menyediakan solusi untuk membantu proses administrasi dokumen digital selama persiapan pendaftaran.

Beberapa keunggulan e-Meterai Vinotek yang dapat menjadi pertimbangan antara lain:

  • Reseller resmi e-Meterai Peruri, sehingga keaslian e-Meterai lebih terjamin.
  • Platform yang mudah digunakan untuk pembelian dan penggunaan e-Meterai.
  • Mendukung administrasi dokumen digital, sehingga persiapan dokumen lebih praktis dan sesuai ketentuan.

Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan e-meterai Anda sekarang juga dengan menghubungi WhatsApp0822 4968 6626, email solution@vinotek.id, atau langsung daftar di sini!

Cara Daftar Sekolah Dinas STIN 2026

Pendaftaran diawali melalui SSCASN-BKN. Peserta membuat akun menggunakan NIK dan Nomor Kartu Keluarga, memilih STIN serta program studi, melengkapi biodata, memilih lokasi ujian, lalu mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

  • Akses https://sscasn.bkn.go.id/.
  • Buat akun SSCASN-BKN.
  • Pilih STIN dan program studi.
  • Lengkapi biodata dan dokumen.
  • Cek resume dan cetak bukti pendaftaran.
  • Pantau hasil seleksi administrasi.

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi STIN 2026

Rangkaian seleksi berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2026, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pendaftaran online: 18-30 Agustus 2026.
  • Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026.
  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 22 September-7 Oktober 2026.
  • Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): Oktober 2026.
Baca Juga: Info Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kementerian Hukum 2026

FAQ Seputar Pendaftaran STIN 2026

1. Kapan pendaftaran STIN 2026 dibuka?

Pendaftaran online STIN 2026 berlangsung pada 18-30 Agustus 2026 melalui SSCASN-BKN.

2. Berapa kuota penerimaan STIN 2026?

STIN membuka 100 kuota, yaitu 60 untuk Sarjana Agen Intelijen, 20 Sarjana Analis Intelijen, dan 20 Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber.

3. Apa saja syarat daftar STIN 2026?

Syaratnya antara lain WNI, berusia 16-21 tahun pada 31 Desember 2026, memiliki nilai rata-rata minimal 85, sehat jasmani dan rohani, serta memenuhi ketentuan administrasi lainnya.

4. Apakah pendaftaran STIN 2026 membutuhkan e-Meterai?

Ya. Surat Izin Orang Tua/Wali harus dibuat dan ditandatangani di atas meterai sebelum diunggah.

5. Berapa biaya pendaftaran STIN 2026?

Pendaftaran seleksi tidak dipungut biaya. Namun, peserta dikenakan biaya Rp100.000 untuk mengikuti SKD.



Tinggalkan Balasan