Harga
Login
Berlangganan
nomor tak dikenal

Nomor Tak Dikenal Terus Menelepon? Waspadai Modus Ini

·

·

Menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal mungkin sudah menjadi hal biasa. Namun, jika panggilan datang berulang kali atau penelepon mulai meminta informasi tertentu, Anda perlu lebih waspada. Bisa jadi, panggilan tersebut merupakan bagian dari scam call atau penipuan melalui telepon.

Data Kaspersky Who Calls menunjukkan aktivitas scam call di Indonesia mencapai 10,24% dari seluruh panggilan yang dianalisis pada Juni 2026, meningkat 2,55% dibandingkan Januari. Angka tertinggi tercatat pada Mei, yaitu 11,09%.

Sementara itu, panggilan spam mencapai lebih dari 65% dari panggilan yang ditandai setiap bulan dan sempat mencapai 74,7% pada April 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengguna ponsel perlu semakin berhati-hati saat menerima komunikasi dari nomor yang tidak dikenal.

Baca Juga: Apa yang Terjadi jika Nomor HP Jatuh ke Tangan Hacker?

Nomor Tak Dikenal Bisa Menjadi Awal Penipuan

Tidak semua panggilan dari nomor asing merupakan penipuan. Namun, Anda patut curiga jika penelepon langsung membicarakan masalah akun, transaksi, hadiah, atau hal lain yang membutuhkan respons segera.

Pelaku biasanya berusaha membuat korban panik sehingga tidak sempat memeriksa informasi yang diberikan. Beberapa pola yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Mengaku berasal dari bank, perusahaan, atau institusi tertentu.
  • Meminta PIN, password, OTP, atau data pribadi.
  • Mengatakan akun akan diblokir atau mengalami masalah.
  • Meminta transfer atau pembayaran dengan segera.
  • Menawarkan hadiah, bonus, atau keuntungan yang tidak terduga.
  • Mengarahkan korban untuk membuka tautan tertentu.

Jangan menjadikan identitas yang disebutkan penelepon sebagai satu-satunya dasar untuk percaya. Lakukan verifikasi melalui kanal resmi.

Modus Penipuan Tak Hanya lewat Telepon

Panggilan suara kini bukan satu-satunya saluran yang dimanfaatkan penjahat siber. Riset global Kaspersky mengenai spam dan phishing pada 2025 menunjukkan pelaku semakin menggunakan domain palsu, typosquatting, dan tautan phishing untuk mencuri kredensial maupun dana.

Setelah mendapatkan perhatian korban melalui telepon, pelaku dapat melanjutkan aksinya melalui berbagai saluran digital, seperti:

  • Pesan singkat dan aplikasi pesan instan.
  • Media sosial dan email.
  • Situs web palsu yang menyerupai situs resmi.
  • Iklan online berbahaya.
  • Tawaran pekerjaan palsu.
  • Giveaway atau hadiah yang tidak terduga.

Akun pesan instan yang telah diretas juga dapat digunakan untuk mengirim penipuan seolah-olah berasal dari teman atau kenalan.

Baca Juga: OTP Makin Rawan Scam, Ini Alternatif yang Lebih Aman

Kenali Tanda Telepon yang Mencurigakan

Nomor tidak dikenal saja belum cukup untuk memastikan sebuah panggilan merupakan scam. Namun, cara penelepon berkomunikasi dapat menjadi petunjuk.

Waspadai jika penelepon:

  • Mendesak Anda mengambil keputusan secepatnya.
  • Meminta informasi keamanan akun.
  • Meminta transfer uang secara mendadak.
  • Meminta Anda membuka tautan saat sedang menelepon.
  • Menggunakan ancaman atau membuat Anda panik.
  • Melarang Anda melakukan verifikasi kepada pihak lain.

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, Anda tidak perlu melanjutkan percakapan. Tutup panggilan dan hubungi pihak terkait melalui nomor resmi.

Cara Menghindari Scam Call

Pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Jangan mudah percaya pada informasi yang datang secara tiba-tiba, terutama jika disertai permintaan data atau uang.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:

  • Jangan memberikan OTP, PIN, password, atau data sensitif.
  • Jangan mengeklik tautan mencurigakan.
  • Periksa alamat situs sebelum memasukkan informasi pribadi.
  • Waspadai tawaran hadiah, giveaway, survei, atau pekerjaan yang tidak terduga.
  • Aktifkan autentikasi multi-faktor pada akun penting.
  • Segera instal pembaruan keamanan perangkat dan aplikasi.
  • Pantau aktivitas akun dan transaksi secara berkala.
  • Gunakan solusi keamanan siber seluler yang terpercaya.

Hal terpenting adalah jangan panik dan jangan terburu-buru mengikuti instruksi penelepon. Luangkan waktu untuk memeriksa informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil tindakan.



Tinggalkan Balasan