Banyak calon aparatur sipil negara (ASN) bertanya-tanya, pendaftaran mana yang akan dibuka lebih dulu pada 2026, CPNS jalur umum atau sekolah kedinasan? Hingga akhir Juli 2026, pemerintah belum membuka kedua jalur tersebut.
Namun, berdasarkan informasi terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dikutip dari laman JPNN.com, pendaftaran sekolah kedinasan dipastikan akan dibuka lebih dahulu dibandingkan CPNS jalur umum.
“Sekdin (Sekolah Kedinasan) dahulu yang dibuka,” ungkap Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah.
Kepastian ini menjadi kabar baik bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui sekolah kedinasan sekaligus berpeluang menjadi ASN setelah lulus.
Sekolah Kedinasan Jadi Prioritas Pembukaan Pendaftaran
Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah menjelaskan bahwa BKN telah siap membuka pendaftaran sekolah kedinasan melalui portal SSCASN. Beberapa informasi penting yang disampaikan BKN meliputi:
- Pendaftaran sekolah kedinasan menjadi jalur yang diprioritaskan untuk dibuka terlebih dahulu.
- Sistem pendaftaran di SSCASN telah siap digunakan.
- BKN hanya tinggal menunggu dokumen resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
- Setelah surat dari Menteri PANRB diterbitkan, proses pendaftaran dapat langsung dimulai.
Hal ini menunjukkan bahwa persiapan teknis sudah selesai sehingga pembukaan pendaftaran hanya menunggu penyelesaian administrasi dari pemerintah.
Bagaimana Nasib Pendaftaran CPNS Jalur Umum?
Berbeda dengan sekolah kedinasan, jadwal pembukaan CPNS jalur umum masih belum dapat dipastikan. Hingga saat ini:
- Belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi CPNS jalur umum 2026.
- BKN masih menunggu arahan dari KemenPANRB.
- Jadwal, jumlah formasi, hingga instansi yang membuka rekrutmen belum diumumkan.
Dengan kata lain, calon pelamar CPNS jalur umum masih perlu menunggu keputusan resmi pemerintah.
Baca Juga: Syarat Sekolah Kedinasan 2026: Ada Minimal Tinggi Badan!
Mengapa Sekolah Kedinasan Dibuka Lebih Dulu?
Pembukaan sekolah kedinasan lebih dahulu bukan tanpa alasan. Pemerintah telah lebih dulu menyelesaikan regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan seleksi. Beberapa hal yang telah dipersiapkan meliputi:
- Peraturan Menteri PANRB (PermenPANRB) tentang pengadaan sekolah kedinasan telah ditandatangani.
- Penetapan formasi dilakukan oleh Menteri PANRB.
- BKN telah menyiapkan implementasi sistem seleksi berdasarkan regulasi tersebut.
Karena dasar hukumnya sudah tersedia, proses pembukaan pendaftaran sekolah kedinasan dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan CPNS jalur umum yang masih menunggu kebijakan lanjutan.
Seleksi Tetap Menggunakan Sistem CAT BKN
BKN juga menegaskan bahwa proses seleksi sekolah kedinasan tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Melalui sistem ini:
- Seluruh peserta mengerjakan ujian secara komputerisasi.
- Nilai peserta dapat dipantau secara langsung (live score).
- Tidak ada praktik titipan maupun “orang dalam”.
- Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh hasil ujian peserta.
Sistem CAT dirancang untuk menciptakan proses seleksi yang transparan, objektif, dan adil bagi seluruh peserta.
Apa yang Bisa Dipersiapkan Calon Peserta?
Meski jadwal resmi belum diumumkan, calon pelamar sebaiknya mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan administrasi agar tidak terburu-buru saat pendaftaran dibuka.
Beberapa hal yang dapat dipersiapkan sejak sekarang, antara lain:
- KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Ijazah atau surat keterangan lulus sesuai ketentuan.
- Pas foto terbaru.
- Dokumen pendukung lain yang dipersyaratkan oleh masing-masing instansi.
- Salinan dokumen dalam format digital dengan kualitas yang jelas.
Perlu diperhatikan, setiap sekolah kedinasan dapat memiliki persyaratan administrasi yang berbeda. Karena itu, peserta disarankan membaca pengumuman resmi dari instansi tujuan agar seluruh dokumen dapat dipersiapkan sejak awal dan tidak ada berkas yang terlewat.
Selain memastikan kelengkapan dokumen, pastikan pula setiap berkas yang membutuhkan meterai telah menggunakan e-Meterai resmi sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini penting untuk menghindari kendala saat proses verifikasi administrasi.
Anda bisa menggunakan Vinotek, reseller resmi e-Meterai Peruri yang menyediakan e-Meterai asli untuk berbagai kebutuhan dokumen digital. Keunggulan menggunakan e-Meterai melalui Vinotek, antara lain:
- Reseller resmi e-Meterai Peruri dengan keaslian yang terjamin.
- Platform yang mudah digunakan dan ramah pengguna.
- Membantu proses administrasi dokumen digital menjadi lebih cepat, aman, dan sesuai ketentuan hukum.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan e-meterai Anda sekarang juga dengan menghubungi WhatsApp 0822 4968 6626, email solution@vinotek.id, atau langsung daftar di sini!
Baca Juga: Update CPNS 2026 Terbaru: Persiapan sebelum Seleksi Dibuka
FAQ Seputar Pembukaan CPNS dan Sekolah Kedinasan
1. Mana yang dibuka lebih dulu, CPNS atau sekolah kedinasan?
Berdasarkan keterangan terbaru dari BKN, pendaftaran sekolah kedinasan 2026 akan dibuka lebih dulu, sedangkan jadwal CPNS jalur umum masih menunggu arahan dari Kementerian PANRB.
2. Kapan pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dibuka?
Hingga saat ini, belum ada tanggal resmi. Namun, BKN menyatakan pendaftaran akan segera dibuka setelah dokumen dari Kementerian PANRB diterbitkan.
3. Apakah pendaftaran CPNS 2026 sudah dibuka?
Belum. Pemerintah masih belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS jalur umum maupun rincian formasinya.
4. Di mana pendaftaran CPNS dan sekolah kedinasan dilakukan?
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN, sehingga pelamar perlu menyiapkan akun serta dokumen persyaratan dalam bentuk digital.
5. Bagaimana cara mempersiapkan dokumen untuk pendaftaran?
Pastikan dokumen seperti KTP, KK, ijazah, pas foto, dan berkas pendukung lainnya sudah dipindai dengan jelas. Jika diperlukan penandatanganan dokumen secara elektronik, gunakan e-meterai resmi dari Vinotek agar keaslian dan keabsahan dokumen tetap terjamin.




Tinggalkan Balasan