Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2026. Program tersebut menjadi kesempatan bagi lulusan S1 atau D4 yang ingin memperoleh sertifikat pendidik sebagai bekal untuk berkarier sebagai guru profesional di Indonesia.
Pendaftaran dibuka mulai 27 Juni hingga 25 Juli 2026 melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB). Peserta yang lolos seleksi juga akan memperoleh bantuan biaya pendidikan dari pemerintah selama mengikuti program PPG.
Lantas, apa saja syarat, tahapan seleksi, biaya, hingga cara mendaftarnya? Simak penjelasan lengkap berikut.
Apa Itu PPG bagi Calon Guru?
Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK).
Program ini bertujuan menyiapkan calon guru profesional yang:
- Memiliki kompetensi mengajar sesuai standar nasional.
- Memiliki integritas, keteladanan, dan profesionalisme sebagai pendidik.
- Siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
- Mampu mengajar, membimbing, menginspirasi, serta mendampingi perkembangan peserta didik.
Setelah menyelesaikan pendidikan, peserta akan memperoleh Sertifikat Pendidik, yang menjadi salah satu syarat untuk mengikuti rekrutmen guru pada instansi yang membutuhkan tenaga pendidik.
Persyaratan PPG Calon Guru 2026
Calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Tidak terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah pada Dapodik maupun Simpatika.
- Berusia maksimal 32 tahun per 31 Desember 2026.
- Lulusan S1 atau D4 yang terdaftar di PDDikti atau memiliki penyetaraan ijazah bagi lulusan luar negeri.
- Memiliki IPK minimal 3,00.
- Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
- Memiliki SKCK setelah dinyatakan lulus seleksi.
- Memiliki surat bebas NAPZA.
- Menandatangani pakta integritas.
- Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Berapa Lama Masa Pendidikan PPG?
Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pendidikan di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG. Ketentuannya meliputi:
- Masa pendidikan berlangsung selama 2 semester atau sekitar 1 tahun akademik.
- Perkuliahan dilaksanakan sesuai penempatan LPTK.
- Setelah lulus, peserta memperoleh Sertifikat Pendidik sebagai bukti telah menyelesaikan pendidikan profesi guru.
Berapa Biaya Mengikuti PPG Calon Guru?
Biaya yang perlu diketahui calon peserta adalah sebagai berikut:
- Biaya pendaftaran seleksi sebesar Rp200.000.
- Biaya pendidikan sebesar Rp8.500.000 per semester.
- Pemerintah memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp17.000.000 kepada peserta yang lolos sehingga dapat digunakan untuk membiayai pendidikan selama dua semester.
Bidang Studi yang Dibuka
Kemendikdasmen membuka berbagai bidang studi berdasarkan proyeksi kebutuhan guru nasional, yakni sebagai berikut:
Bidang Studi Umum
Beberapa bidang studi yang tersedia, antara lain:
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
- Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD)
- Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Pendidikan Pancasila
- Bimbingan dan Konseling
- Informatika
- Seni Budaya
- Pendidikan Luar Biasa
- IPS
- Sejarah
- Sosiologi
- Geografi
- Ekonomi
- Biologi
- Kimia
- Fisika
Bidang Studi Kejuruan
Pilihan bidang studi kejuruan meliputi:
- Teknik Otomotif
- Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
- Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
- Desain Komunikasi Visual
- Perhotelan
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
- Kuliner
- Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam
- Teknik Elektronika
- Teknik Ketenagalistrikan
- Busana
- Usaha Layanan Pariwisata
- Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
- Pemasaran
- Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan.
Baca Juga: Daftar Instansi CPNS Sepi Peminat untuk Referensi 2026
Tahapan Seleksi PPG Calon Guru 2026
Seleksi dilakukan secara bertahap. Peserta yang tidak lolos pada satu tahapan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya:
1. Seleksi Administrasi
Tahap pertama dilakukan secara online melalui SIMPKB. Pada tahap ini, panitia akan memverifikasi:
- Identitas peserta.
- Status kependidikan.
- Riwayat pendidikan.
- Kelengkapan dokumen administrasi.
2. Tes Substantif
Tes menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan secara offline di Tempat Uji Kompetensi (TUK). Materi yang diujikan meliputi:
- Kompetensi bidang studi.
- Literasi.
- Numerasi.
3. Tes Wawancara
Tes wawancara dilakukan secara daring melalui virtual meeting. Penilaian meliputi:
- Kompetensi profesional.
- Kompetensi personal.
- Motivasi menjadi guru.
- Kesiapan menjalankan profesi pendidik.
Cara Daftar PPG Calon Guru 2026
Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SIMPKB. Tahapan pendaftarannya sebagai berikut:
- Siapkan email aktif dan nomor WhatsApp.
- Buat akun pada aplikasi SIMPKB.
- Verifikasi identitas menggunakan NIK.
- Lengkapi biodata peserta.
- Pilih bidang studi PPG.
- Isi kuesioner refleksi diri.
- Tulis esai.
- Pilih lokasi mengajar.
- Pilih lokasi perkuliahan.
- Pilih Tempat Uji Kompetensi (TUK).
- Lengkapi data pendukung.
- Unggah dokumen persyaratan.
- Bayar biaya pendaftaran.
- Cetak kartu peserta.
- Ikuti tes substantif dan wawancara sesuai jadwal.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan untuk menyiapkan seluruh berkas berikut agar proses unggah berkas berjalan lancar:
- Foto terbaru berpakaian formal dengan latar belakang biru.
- Pakta integritas yang telah ditandatangani di atas meterai Rp10.000.
- Dokumen penyetaraan ijazah bagi lulusan luar negeri (jika ada).
- Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.
Karena pakta integritas merupakan salah satu dokumen wajib, peserta sebaiknya menyiapkannya sejak awal agar proses pendaftaran tidak terhambat. Penggunaan e-meterai dapat membantu memastikan dokumen memiliki bukti autentikasi yang lebih baik sekaligus mempermudah proses administrasi secara digital.
Salah satu platform yang dapat digunakan adalah Vinotek. Sebagai reseller resmi e-meterai Peruri, Vinotek menyediakan e-meterai yang terjamin keasliannya untuk berbagai kebutuhan dokumen elektronik.
Beberapa keunggulan menggunakan e-meterai melalui Vinotek, antara lain:
- Reseller resmi e-meterai Peruri yang menjamin keaslian e-meterai.
- Platform yang mudah digunakan dengan proses pembelian dan pembubuhan e-meterai yang praktis.
- Mendukung proses administrasi digital yang lebih cepat, aman, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan e-meterai Anda sekarang juga dengan menghubungi WhatsApp 0822 4968 6626, email solution@vinotek.id, atau langsung daftar di sini!
Cara Memilih Lokasi Mengajar, Kuliah, dan Tempat Tes
Saat melakukan pendaftaran, peserta diminta memilih beberapa lokasi sesuai kebutuhannya.
Lokasi Mengajar
Peserta memilih satu wilayah yang diminati untuk mengajar. Ketentuannya:
- Berdasarkan proyeksi kebutuhan guru tahun 2027–2028.
- Masih dapat diubah hingga masa pendaftaran berakhir.
- Menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi.
Lokasi Perkuliahan
Peserta juga menentukan lokasi LPTK tempat mengikuti PPG. Perlu diketahui bahwa:
- Lokasi disesuaikan dengan bidang studi yang dipilih.
- Pembukaan kelas mempertimbangkan jumlah peserta yang lolos pada setiap bidang studi.
Tempat Uji Kompetensi (TUK)
Saat memilih lokasi tes, peserta perlu memperhatikan bahwa:
- Setiap lokasi memiliki kuota peserta.
- Lokasi TUK tidak dapat diubah setelah pembayaran pendaftaran berhasil diverifikasi.
Jadwal Lengkap Seleksi PPG Calon Guru 2026
Berikut jadwal pelaksanaannya:
- Pendaftaran: 27 Juni–25 Juli 2026.
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26–28 Juli 2026.
- Cetak kartu peserta: 28 Juli–2 Agustus 2026.
- Tes substantif: 3–7 Agustus 2026.
- Pengumuman hasil tes substantif: 26 Agustus 2026.
- Pengumuman jadwal wawancara: 29 Agustus 2026.
- Pelaksanaan tes wawancara: 31 Agustus–16 September 2026.
- Pengumuman hasil akhir: 21 September 2026.
Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Peserta
Selain memenuhi persyaratan, peserta juga perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut:
- Pastikan seluruh data yang diinput benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Peserta dapat didiskualifikasi apabila ditemukan data yang tidak valid.
- Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan kebutuhan pribadi selama mengikuti seleksi menjadi tanggung jawab peserta.
- Selalu pantau informasi terbaru melalui laman resmi PPG Kemendikdasmen.
- Keputusan hasil seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Baca Juga: Jurusan Kuliah dengan Peluang Lolos CPNS Terbesar
FAQ Seputar Seleksi PPG Calon Guru 2026
1. Siapa saja yang bisa mengikuti Seleksi PPG Calon Guru 2026?
Seleksi PPG Calon Guru 2026 dapat diikuti oleh Warga Negara Indonesia (WNI) lulusan S1 atau D4 yang memenuhi persyaratan, belum terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah di Dapodik maupun Simpatika, serta memiliki IPK minimal 3,00.
2. Berapa biaya mengikuti PPG Calon Guru 2026?
Biaya pendaftaran Seleksi PPG Calon Guru 2026 sebesar Rp200.000. Sementara itu, biaya pendidikan mencapai Rp8.500.000 per semester, namun peserta yang lolos akan memperoleh bantuan pemerintah sebesar Rp17 juta untuk mengikuti pendidikan selama dua semester.
3. Bagaimana cara mendaftar PPG Calon Guru 2026?
Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SIMPKB dengan membuat akun, melengkapi data diri, memilih bidang studi, mengunggah dokumen persyaratan, serta membayar biaya pendaftaran sebelum mengikuti tahapan seleksi.
4. Dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk mendaftar PPG Calon Guru 2026?
Beberapa dokumen yang perlu disiapkan antara lain foto formal terbaru, pakta integritas yang telah dibubuhi meterai, serta dokumen pendukung lain sesuai ketentuan. Untuk mempermudah proses administrasi digital, peserta dapat menggunakan agar dokumen lebih praktis dan terjamin keasliannya.
5. Kapan jadwal pendaftaran PPG Calon Guru 2026?
Pendaftaran Seleksi PPG Calon Guru 2026 dibuka mulai 27 Juni hingga 25 Juli 2026. Setelah itu, peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi, tes substantif, dan tes wawancara sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen.




Tinggalkan Balasan