Harga
Login
Berlangganan
tautan chatgpt

Hati-Hati Klik Tautan ChatGPT, Chat Pribadi Bisa Bocor!

·

·

Tautan percakapan ChatGPT yang terlihat biasa sempat menjadi celah keamanan yang dapat dimanfaatkan untuk mengakses percakapan pribadi pengguna. Peneliti keamanan siber dari Parameter menemukan kerentanan yang memungkinkan kode berbahaya berjalan melalui sesi ChatGPT pengguna yang sedang login.

Menurut laporan The Hacker News pada 31 Oktober 2026, kerentanan tersebut dilaporkan kepada OpenAI melalui program bug bounty pada 18 Oktober 2026. OpenAI kemudian memperbaikinya pada 26 Oktober 2026.

Bagaimana Tautan ChatGPT Bisa Membahayakan Privasi?

Serangan memanfaatkan tautan percakapan ChatGPT yang dibagikan secara publik. Tautan tersebut dapat dikirim melalui email, pesan instan, tiket dukungan, atau media sosial sehingga terlihat seperti tautan biasa.

Dalam pengujian, korban cukup membuka tautan dan mengeklik tombol Preview satu kali. Peneliti kemudian mengembangkan skenario yang memungkinkan Preview terbuka secara otomatis.

Beberapa karakteristik serangan ini meliputi:

  • Tidak memerlukan instalasi aplikasi: Serangan memanfaatkan halaman web dan sesi akun yang sudah login.
  • Dapat mengakses percakapan pribadi: Kode berhasil membuka obrolan yang tidak pernah dibagikan kepada pembuat tautan.
  • Memanfaatkan akses akun: Kode berinteraksi langsung dengan API ChatGPT yang telah terautentikasi.

Dalam pengujian terkontrol, peneliti juga menunjukkan bahwa sebagian isi percakapan dapat dikirim ke server eksternal yang mereka kendalikan. Namun, Parameter tidak melaporkan adanya penggunaan kerentanan ini dalam serangan nyata terhadap pengguna.

Mengapa Kerentanan Ini Bisa Terjadi?

Fitur Preview ChatGPT memungkinkan konten HTML dalam percakapan ditampilkan sebagai halaman web kecil. Halaman tersebut seharusnya berjalan dalam lingkungan terisolasi atau sandbox agar tidak dapat mengakses halaman utama ChatGPT.

Namun, peneliti menemukan kelemahan pada mekanisme komunikasi antarkomponen. Pustaka matematika MathLive yang dimuat melalui grafik interaktif menerima pesan tanpa memvalidasi sumbernya secara memadai. Pesan tersebut juga dapat membawa HTML mentah.

Kombinasi kelemahan ini memungkinkan konten dari Preview melewati batas keamanan dan menjalankan kode dalam konteks domain chatgpt.com.

Faktor yang terlibat meliputi:

  • Validasi sumber pesan yang tidak memadai.
  • Pemrosesan HTML mentah dalam pesan.
  • Pembuatan kerangka halaman yang tidak terlindungi oleh sandbox.
  • Pemanfaatan skrip eksternal sebagai bagian dari rangkaian serangan.

OpenAI Sudah Memperbaiki Kerentanan

OpenAI mereproduksi temuan Parameter dan menaikkan tingkat keparahannya dari P2 menjadi P1. Pada 26 Oktober 2026, perbaikan telah diterapkan pada dua versi antarmuka web ChatGPT.

Parameter memublikasikan laporan teknisnya pada 28 Oktober 2026. OpenAI juga membayar total US$5.000 atas laporan tersebut.

Menurut Parameter, pengguna tidak perlu melakukan tindakan khusus karena perbaikan dilakukan dari sisi OpenAI. Meski demikian, pengguna tetap perlu menerapkan kebiasaan keamanan digital yang baik.

Langkah pencegahan yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Memeriksa sumber tautan sebelum membukanya.
  • Menghindari memasukkan kata sandi dan informasi rahasia ke dalam percakapan AI.
  • Menggunakan kata sandi yang kuat serta autentikasi multifaktor jika tersedia.
  • Mengikuti informasi resmi mengenai pembaruan keamanan layanan.

Kasus ini menunjukkan bahwa kerentanan pada satu komponen web dapat berdampak pada privasi pengguna ketika beberapa mekanisme keamanan gagal bekerja bersama. Meski celah tersebut telah diperbaiki, pengelolaan informasi sensitif dan kewaspadaan saat membuka tautan tetap penting untuk menjaga keamanan data digital.



Tinggalkan Balasan