Sejumlah pemerintah daerah (Pemda) memastikan tidak akan membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Keputusan tersebut diambil dengan berbagai pertimbangan, mulai dari tingginya belanja pegawai, efisiensi anggaran, hingga kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai sudah terpenuhi.
Meski demikian, peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih terbuka melalui kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah lain yang tetap membuka rekrutmen. Oleh karena itu, calon pelamar perlu mengetahui daerah mana saja yang tidak membuka formasi agar dapat menentukan pilihan instansi dengan lebih tepat.
Mengapa Banyak Daerah Tidak Membuka CPNS 2026?
Secara umum, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan sejumlah pemerintah daerah tidak membuka formasi CPNS 2026, yaitu:
- Belanja pegawai telah mendekati atau melebihi batas yang ditetapkan pemerintah.
- Kebutuhan ASN dianggap telah terpenuhi melalui pengangkatan CPNS maupun PPPK pada tahun sebelumnya.
- Pemerintah daerah lebih mengutamakan efisiensi anggaran.
- Optimalisasi pegawai yang sudah ada dinilai lebih efektif dibanding menambah formasi baru.
Kebijakan tersebut juga berkaitan dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) yang mengatur batas belanja pegawai pemerintah daerah agar tidak melebihi 30% dari APBD.
Baca Juga: Alternatif Pendaftaran CPNS untuk Jadi ASN, Segera Dibuka!
Daftar Daerah yang Tidak Membuka Formasi CPNS 2026
Berikut sejumlah daerah yang telah menyatakan tidak membuka formasi CPNS pada tahun 2026:
1. Kota Blitar
Pemerintah Kota Blitar memastikan tidak membuka formasi CPNS 2026 dengan pertimbangan:
- Belanja pegawai dalam APBD mencapai sekitar 37,7%.
- Pemerintah daerah memilih mengoptimalkan pegawai yang sudah ada.
- Fokus diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
2. Kabupaten Trenggalek
Meski masih membutuhkan tambahan tenaga pendidik, Kabupaten Trenggalek belum membuka formasi CPNS 2026 karena:
- Belanja pegawai mencapai sekitar 42% dari APBD.
- Masih membutuhkan sekitar 1.114 guru, namun keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.
- Pemerintah daerah harus menyesuaikan kebijakan dengan regulasi pengelolaan keuangan daerah.
3. Kabupaten Balangan
Pemerintah Kabupaten Balangan memilih tidak membuka formasi CPNS baru dengan pertimbangan:
- Belanja pegawai berada di kisaran 28%.
- Pemenuhan kebutuhan tenaga kerja lebih diprioritaskan melalui PPPK dan PJLP.
- Pemerintah daerah mengutamakan efisiensi dalam pengelolaan SDM.
4. Kota Palembang
Pemerintah Kota Palembang juga dipastikan tidak membuka CPNS 2026.
Alasan yang disampaikan meliputi:
- Mengendalikan belanja pegawai dalam APBD.
- Menghindari peningkatan beban anggaran daerah.
- Memaksimalkan pegawai yang telah tersedia.
5. Kabupaten Ngawi
Kabupaten Ngawi memutuskan tidak mengusulkan formasi CPNS 2026 karena:
- Belanja pegawai mencapai sekitar 40,37% dari APBD.
- Anggaran pegawai meningkat setelah penambahan PPPK.
- Pemerintah daerah memilih menunda pembukaan formasi baru meskipun terdapat ratusan ASN yang akan memasuki masa pensiun.
6. Kabupaten Gresik
Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan:
- Tidak membuka rekrutmen CPNS 2026.
- Masyarakat diminta mewaspadai informasi palsu maupun penipuan yang mengatasnamakan seleksi CPNS.
7. Kota Pekalongan
Pemerintah Kota Pekalongan juga dipastikan tidak membuka formasi CPNS tahun ini.
Pertimbangannya meliputi:
- Belanja pegawai masih berada di kisaran 39%.
- Pemerintah memilih mengoptimalkan sumber daya manusia yang telah tersedia.
- Kebijakan dilakukan untuk menjaga keseimbangan anggaran daerah.
8. Kota Malang
Pemerintah Kota Malang turut memberlakukan moratorium rekrutmen ASN pada Tahun Anggaran 2026, termasuk CPNS.
Beberapa alasan yang disampaikan, antara lain:
- Kebutuhan pegawai dinilai telah terpenuhi.
- Sekitar 3.000 PPPK telah diangkat pada periode sebelumnya.
- Pemerintah fokus menyelesaikan status 109 PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu sesuai kebijakan pemerintah pusat.
- Distribusi dan pemetaan pegawai masih terus dilakukan agar formasi yang ada lebih optimal.
Apakah Daftar Daerah Ini Masih Bisa Bertambah?
Kemungkinan tersebut masih terbuka karena sejumlah pemerintah daerah masih melakukan evaluasi kebutuhan pegawai dan kondisi anggaran.
Beberapa aspek yang masih menjadi pertimbangan meliputi:
- Kondisi APBD masing-masing daerah.
- Analisis kebutuhan pegawai di setiap instansi.
- Kebijakan terbaru dari pemerintah pusat mengenai belanja pegawai.
- Hasil koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait pengadaan ASN.
Oleh karena itu, masyarakat yang berencana mengikuti seleksi CPNS 2026 disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari instansi yang dituju.
Siapkan Dokumen Sejak Dini untuk Mendaftar CPNS di Instansi Lain
Apabila daerah tempat tinggal Anda tidak membuka formasi CPNS 2026, bukan berarti kesempatan menjadi ASN tertutup. Anda masih bisa melamar ke kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah lain yang membuka rekrutmen.
Agar proses pendaftaran berjalan lancar, sebaiknya seluruh dokumen persyaratan dipersiapkan sejak jauh hari. Beberapa dokumen yang umumnya dibutuhkan, antara lain:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Kartu Keluarga (KK).
- Ijazah dan transkrip nilai.
- Pas foto sesuai ketentuan instansi.
- Surat lamaran dan surat pernyataan apabila dipersyaratkan.
- Dokumen pendukung lain sesuai persyaratan formasi.
Untuk berkas yang memerlukan meterai, seperti surat lamaran atau surat pernyataan sesuai ketentuan instansi, gunakan e-Meterai yang diperoleh dari penyedia resmi agar keaslian dan keabsahannya terjamin.
Salah satu platform yang dapat digunakan adalah Vinotek, reseller resmi e-Meterai Peruri. Melalui Vinotek, Anda dapat memperoleh e-Meterai asli untuk berbagai kebutuhan dokumen digital dengan sejumlah keunggulan, antara lain:
- reseller resmi e-Meterai Peruri sehingga keaslian e-Meterai terjamin;
- proses pembelian yang mudah melalui platform yang ramah pengguna;
- membantu proses administrasi dokumen digital menjadi lebih cepat, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan e-meterai Anda sekarang juga dengan menghubungi WhatsApp 0822 4968 6626, email solution@vinotek.id, atau langsung daftar di sini!
Baca Juga: CPNS 2026 Belum Dibuka, Ternyata Pemerintah Fokus ke Hal Ini
FAQ Seputar Daerah yang Tidak Buka CPNS 2026
1. Apakah CPNS 2026 tetap dibuka secara nasional?
Ya. Meskipun beberapa pemerintah daerah tidak membuka formasi, seleksi CPNS 2026 tetap dapat dibuka oleh kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah lain sesuai kebutuhan masing-masing instansi.
2. Mengapa ada daerah yang tidak membuka formasi CPNS 2026?
Sebagian besar daerah tidak membuka formasi karena harus mengendalikan belanja pegawai, menyesuaikan kondisi APBD, atau mengoptimalkan ASN yang telah ada.
3. Apakah masih bisa mendaftar CPNS jika daerah tempat tinggal tidak membuka formasi?
Bisa. Pelamar dapat mendaftar pada instansi pusat atau pemerintah daerah lain yang membuka formasi, selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
4. Dokumen apa saja yang biasanya diperlukan untuk mendaftar CPNS?
Secara umum, pelamar perlu menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, ijazah, transkrip nilai, pas foto, serta dokumen pendukung lain sesuai ketentuan formasi yang dilamar.
5. Bagaimana cara mengetahui daerah yang membuka atau tidak membuka CPNS 2026?
Informasi resmi mengenai pembukaan formasi CPNS dapat dipantau melalui pengumuman pemerintah, instansi terkait, dan portal resmi seleksi CASN agar terhindar dari informasi yang tidak valid.




Tinggalkan Balasan