Istilah otorisasi dan otentikasi sering ditemui dalam sebuah sistem maupun aplikasi dimana keduanya saling berkaitan dengan proses pengamanan akses masuk ke sebuah informasi ataupun data yang telah ada dalam suatu database.
Hal tersebut sangatlah penting karena berhubungan dengan keamanan data, keaslian, validitas serta mencegah terjadinya penyalahgunaan. Kedua hal tersebut, secara garis besar memiliki arti yang berbeda. Apa saja yang membedakannya secara signifikan? Mari kita simak pada penjelasan di bawah ini!
Pengertian Otorisasi dan Otentikasi
Otorisasi merupakan sebuah proses untuk menentukan apakah pengguna yang meminta izin masuk telah memiliki akses dari sumber daya yang memiliki wewenang atau bisa dikatakan dalam proses otorisasi, sistem akan memeriksa apakah pengguna mempunyai hak maupun izin untuk dapat mengkses semua hal yang berkaitan dengan sumber data yang terdapat dalam sistem.
Sedangkan, Otentikasi adalah sebuah proses mengkonfirmasi atau memvalidasi diri atas identitas yang dimiliki oleh pengguna sebelumnya sama dengan pengguna yang akan masuk. Kemudian, sistem baru akan memberi akses untuk pengguna agar dapat mengakses sistem yang diperlukan. Otentikasi dapat berupa penyandingan password, kartu akses login atau biometri yang meliputi sidik jari, retina, telapak tangan, serta suara.
Perbedaan Otorisasi dengan Otentikasi Jika Dilihat dari Mekanisme Kerjanya
- Mekanisme Kerja Otorisasi
Proses otorisasi lebih ditekankan dalam melakukan proses validasi serta verifikasi yang berkaitan dengan hak dan izin dari pengguna untuk dpaat mengakses sistem. Proses ini lebih mendalami sejauh mana pengguna memiliki hak untuk mengakses data yang ada dalam sistem, pastinya akan ada batasan saat pengguna dilarang untuk mengakses informasi sebelum memperoleh izin dan hak dari pihak yang berwenang.
Proses ini bisa dicapai oleh pengguna, setelah pengguna melewati tahap atau proses otentikasi. Perlu diketahui, dalam melakukan otoritas, komponen data yang telah dipakai oleh pengguna sebelumnya dalam kegiatan otentikasi bisa digunakan kembali, cenderung bervariasi, tetapi tergantung dengan tingkat keamanan dan privasi yang ada. - Mekanisme Kerja Otentikasi
Proses atau mekanisme kerja dari otentikasi lebih ditujukan dalam melakukan verifikasi serta validasi terkait data pengguna yang kredensial. Dalam proses ini lebih menentukan serta memberi penegasan bahwa pengguna yang akan mengakses data ini ialah pengguna yang sesungguhnya yang telah mengisi data pada identitas sebelumnya.
Dapat dikatakan, dalam proses ini adalah kegiatan awal yang harus dilakukan oleh pengguna sebelum beralih pada proses otorisasi. Selanjutnya, dalam melakukan proses otentikasi pengguna akan memerlukan beberapa data identitas diri yang dapat berupa nama dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya
Contoh Penerapan Otorisasi dan Otentikasi Dalam Sistem Rekam Medis Elektronik
Otentikasi pada sistem rekam medis elektronik kebanyakan berupa kata sandi atau password maupun biometrik agar pengguna masuk ke dalam sistem. Sementara itu, otorisasi yaitu suatu pembatas akses menu untuk setiap sistem pengguna. Contoh ilustrasi penerapannya yaitu dalam dunia medis, seorang perawat tidak daopat membuka atau mengakses setiap rekaman medis dokter.
Begitu pula sebaliknya dokter juga tidak bisa mengakses seluruh rekaman medis yang dimiliki perawat. Hal tersebut akan memberikan jaminan agar data rekam medis benar benar diisi oleh pihak yang memiliki wewenang untuk mengisinya.
Kunci Perbedaan Otoriasi dengan Otentikasi
Meskipun, kedua hal tersebut memiliki prinsip kerja yang berkaitan, namun tetap saja kedua hal tersebut memiliki perbedaan yang mendasar seperti sebagai berikut:
- Proses pertama yang dilakukan adalah proses otentikasi lalu selanjutnya proses otorisasi
- Dalam proses otentkasi, pengguna yang diverifikasi sementara itu pada proses otorisasi yang divalidasi yaitu daftar pada akses pengguna dan proses yang dilakukan berbeda antara satu dengan yang lainnya
- Dalam proses otentikasi identitas pengguna ditentukan dari data yang menggunakan bantuan ID pengguna beserta kata sandi, sedangkan dalam proses otoriasi, sistemnya akan memutuskan hak akses yang dimiliki oleh setiap pengguna
- Otentikasi bertujuan sebagai alat untuk melakukan verifikasi data pengguna dalam memberi hak dan perizinan kepada sistem. Sedangkan di sisi lain, otorisasi adalah penentuan tentang siapa saja yang harus mengakses tentang apa saja.




Tinggalkan Balasan