Saat ini, hampir sebagian masyarakat telah kecanduan dengan game online. Industri game online sudah membuktikan bahwa kemajuan teknologi yang semakin signifikan, terlebih lagi semenjak adanya pandemi COVID-19, dunia game online ini menjadi salah satu aktivitas kegemaran seluruh kalangan masyarakat baik dari kalangan muda maupun kalangan orang dewasa. Jumlah orang yang gemar bermain game online pun terus meningkat hingga saat ini. Berdasarkan data yang diperoleh, nilai industri game global pada akhir tahun 2024 diperkirakan mencapai US$ 282,3 miliar.
Apakah Game Online Berpotensi Kebocoran Data?
Kasus kebocoran maupun penyalahgunaan data pribadi kembali terjadi. Apabila biasanya media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter/X, dan lainnya yang menjadi sarana pencurian data. Saat ini, data pribadi pada aplikasi game online pun dapat terjadinya kebocoran data. Laporan terbaru yang dikutip pada sumber CNET menyatakan bahwa berkisar 200 jutaan pemain games Words with Friends dan Draw Something telah mengalami pencurian informasi saat login. Games Words with Friends dan Draw Something ini mengumumkan bahwa kebocoran data informasi login akun para pemain game online tersebut terjadi pada 12 September 2022.
Peretas game online tersebut yang bernama Gnosticplayers ini telah mengaku mencuri data sebesar lebih dari 218 juta akun pemain games tersebut. Laporan tersebut telah menunjukkan bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan akses informasi data melalui media online terdapat mempunyai potensi terjadinya kebocotan data. Untuk itu, perlunya kewaspadaan yang ekstra dengan tujuan supaya data pribadi kita tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Ancaman kebocoran data yang terjadi bukan menjadi sesuatu hal yang dapat dianggap remeh. Sebuah lembaga sudah mendeteksi terkait kebocoran data game online mengalami peningkatan secara drastis pada kuartal 2 tahun 2020 sebanyak 1,48 juta.
Apa Saja Serangan Cyber Pada Dunia Game Online?
Berikut ini serangan cyber yang sering terjadi pada dunia game online:
- Malware
Serangan berupa malware merupakan serangan yang menyamar sebagai sebuah software games serta telah menyamar menjadi 24 game online yang terdapat di laptop serta 10 game online yang terdapat di handphone pada tahun 2021.
- Kebiasaan buruk gamers yang mengakibatkan kebocoran data
Kebiasaan gamers dalam menggunakan password yang sama pada semua akun game onlinenya merupakan suatu kebiasaan yang perlu diwaspadai sebab hal tersebut mengakibatkan gamers tersebut rentan menjadi korban serangan cyber. Padahal, data yang ada di game online tersebut mencakup data-data pribadi pengguna contohnya nomor teleponm alamat email, rekening, serta lainnya yang mana kebanyakan game online mewajibkan penggunanya untuk melakukan sinkroniasi pada akun sosial media pengguna. Hal tersebut memungkinkan terjadinya kebocoran data penggunanya, pencurian akun game yang dapat disalahgunakan ataupun pembobolan rekening pengguna.
Cara Menjaga Keamanan Cber Pada Dunia Game Online?
- Antivirus
Hal pertama yang dapat dilakukan yakni dengan memasang antivirus pada device pengguna. Dengan memasang anti-virus, sangat membantu pengguna untuk menjaga keamanan sistem saat mengunduh game online maupun saat pengguna mengunduh berbagai macam file. Anti-virus ini menjaga device pengguna dari adanya serangan trojan, virus, ransomware, dan spyware.
- 2FA (Two Factor Authentication)
Metode ini bertujuan untuk mengantisipasi orang lain atau pun pihak yang tidak bertanggung jawab mengakses akun yang bukan miliknya secara bebas, sebab setiap pengguna melakukan login pada game online, pengguna wajib melakukan konfirmasi melalui nomor telepon atau alamt email yang telah dihubungkan.
- Menggunakan Password Berbeda
Cara ini bertujuan agar mencegah adanya pihak atau oknum tertentu mengakses akun kalian yang lain. Di samping itu, akan lebih baik apabila menggunakan password yang sulit ditebak dan sifatnya kuat. Melakukan kombinasi antara metode ini dengan 2FA akan lebih efektif dalam melindungi aku kalian dari kebocoran data kalian.
- Tingkatkan Kewaspadaan Phising dan Social Engineering
Memang sangat sulit dalam membedakan apakah informasi itu phising atau bukan. Namun, perlu diketahui bahwa seluruh link mempunyai potensi yang akan membawa kalian menuju website phising. Maka dari itu, perlunya kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap link atau informasi yang didapat bukan dari pihak resminya.




Tinggalkan Balasan