Harga Repositori Verifikasi PDF
Login
Berlangganan

Mengenal Dasar Encryption & Cryptography

·

·

Apakah kamu pernah mendengar kata encryption atau enkripsi dalam bahasa Indonesia? Hal tersebut biasanya sering dijumpai pada aplikasi pesan yang berbasis online. Tahukah kamu, apa dasar dari suatu enkripsi? Ayo kita simak pada penjelasan artikel berikut!

Apa itu Enkripsi?
Enkripsi merupakan sebuah metode untuk mengubah bentuk atau wujud dari sebuah data yang menjadikan wujud data tersebut tidak mudah untuk dipahami tanpa menggunakan sebuah pola atau kunci tertentu.

Definisi lain mengenai enkripsi adalah suatu proses untuk menciptakan suatu susunan acak dari sebuah tulisan yang dapat dibaca oleh manusia (human readable plaintext) menjadi tulisan yang tidak bisa dibaca oleh manusia dan hanya dapat dimengerti oleh sistem (incomprehensible text). 

Sebutan untuk teks hasil enkripsi adalah “ciphertext”. Nantinya cliphertext  ini hanya dapat dibaca apabila diuraikan terlebih dahulu dengan menggunakan kunci yang cocok dengannnya, proses untuk merubah bentuk dari chiphertext menjadi plaintext disebut dengan deskripsi. 

Apa sih Kegunaan Enkripsi? 
Perlu diketahui, bahwa saat ini enkripsi dgunakan untuk menjaga dan mengamankan berbagai data dan informasi pada sebuah sistem contohnya, seperti menjaga informasi bank ketika melakukan transaksi belanja online. 

Selain itu, enkripsi juga dapat diguakan untuk melindungi data yang disimpan dalam perangkat penyimpanan seperti harddisk, CD, maupun flashdisk. Dengan demikian, apabila sewaktu-waktu laptop atau flashdisk anda dicuri, maka si pencuri tidak akan dapat mengakses data yang ada di dalamnya. Enkripsi juga digunakan untuk mengamankan pesan yang kita kirimkan. Ketika ada pihak yang tidak bertanggung jawab berusaha untuk mengetahui isi pesanmu, mereka hanya bisa melihat teks acak yang tidak bisa dimengerti. 

Jenis-Jenis Enkripsi 
Enkripsi dibagai menjadi 2 jenis, yaitu symmetric encryption dan asymmetric encryption. Apa bedanya? Mari kita bahas keduanya!

  • Symmetric Encryption 
    Symmetric Encryption merupakan istilah lain dari secret key encryption. Jenis enkripsi ini hanya menggunakan satu buah kunci yang mengakibatkan pengirim dan penerima informasi memiliki kunci identik. Jadi pengirim (sistem) harus memberikan kuncinya kepada siapa saja yang memiliki hak untuk mendeskripsikan pesan atau informasi. Contoh algoritma yang biasa digunakan dalam enkripsi ini adalah Blowfish, Caesar dan Advanced Encryption Standard (AES). 
  • Asymmetric Encryption 
    Symmetric Encryption merupakan istilah lain dari public key encryption. Jenis enkripsi ini menggunakan dua buah kunci atau key yang berbeda namun tetap saling berhubungan. Kedua key itu biasanya disebut dengan public key dan private key. Masing-masing kunci tersebut memiliki peranan yang berbeda. Publick key berperan dalam melakukan enkripsi sedangkan, private key berperan untuk melakukan deskripsi. Keduanya dibuat secara berpasangan. Jenis enkripsi asimetris ini menggunakan algoritma Rivest Shamir Adlman (RSA). Enkripsi asimetris juga dikenal dengan istilah end-to-end encryption. 

Keuntungan Menggunakan Encryption 
Berikut merupakan keuntungan menggunakan enkripsi:

  • Kerahasian suatu data dan informasi terjamin
  • Meminimalisir terjadinya penyadapan
  • Mencegah terjadinya kebocoran data
  • Memberikan rasa aman kepada pengguna

Kerugian Menggunakan Encryption 
Selain memberikan keuntungan dalam penggunaannya, enkripsi juga memiliki sebuah kkurangan. Jika penerima informasi kehilangan kunci (decryptor) untuk melakukan deskripsi, maka pesan dan informasi tidak bisa dibaca dan informasi tersebut tidak bisa dipulihkan kembali seperti semula. 

Definisi Cryptography 
Selain enkripsi, dalam dunia kemanan siber ada juga istilah Cryptography.  Kriptografi merupakan sebuah komponen penting dalam menjaga kerahasiaan data. Istilah kriptografi berasal dari bahasa Yunani kuno, yakni dari kata kryptos (tersembunyi) dan graphia (tulisan). Definisi mengenai kriptografi yakni sebuah teknik untuk melindungi informasi dalam saluran komunikasi. 

Apa Kegunaan Cryptography?

  • Menjaga Kerahasiaan Data Penting 
    Peran utama dari kriptografi adalah melindungi dan menjaga kerahasiaan data-data yang penting dari orang yang tidak berhak mengetahuinya. Fungsi ini sejalan dengan algoritma kriptografi yang menyembunyikam data dengan sistem kunci, enkripsi serta deskripsi
  • Melakukan Enkripsi dan Deskripsi 
    Enkripsi adalah proses menyembunyikan data dengan cara mengubah plaintext menjadi chipertext. Sedangkan dekripsi adalah kebalikan dari enkripsi, yaitu memahami data dari ciphertext ke plaintext, sehingga dapat dimengerti oleh manusia.
  • Meningkatkan Privasi dan Keamanan Data 
    Perlu diketahui, kriptografi memiliki aspek keamanan informasi, seperti berikut:
    – Kerahasiaan (confidentiality): menjamin data-data hanya mampu diakses oleh pihak tertentu  dan melindungi dari semua pihak yang tidak memiliki hak atas informasi bersangkutan
    – Otentikasi (authentication): informasi yang diperoleh  oleh suatu pihak harus diidentifikasi untuk memastikan keaslian dari informasi yang diterima
    – Integritas (integrity): menjamin  pesan yang dikirim pasti sampai pada penerimanya tanpa ada bagian dari pesan tersebut yang diganti, diduplikasi, dirusak, diubah urutannya, dan ditambah maupun dikurangkan
    – Nir penyangkalan (Nonrepudiation): mencegah pengirim maupun penerima mengingkari bahwa mereka telah mengirimkan maupun menerima sebuah pesan.

Jenis- Jenis Cryptography
Sama halnya dengan enkripsi, kriptografi juga terdiri dari Simmetric Key dan Public/Asymmetric Key yang kurang lebih fungsinya sama dengan jenis enkripsi. Namun dalam kriptografi juga terdapat jenis lain yaitu Hash Function  Apa itu hash function? 

Jenis kriptografi hash function dalam penerapannya menggunakan persamaan matematika, sehingga metode ini tidak memerlukan kunci apapun dikarenakan jenis ini telah disesuaikan untuk pengiriman data satu arah. 

Jenis ini menggunakan cara atau sistem merangkum informasi lalu mengirimkan penjelasan hasil rangkuman tersebut. Nantinya, algoritma akan mengambil nilai numerik yang telah dibuat dari persamaan matematika sebagai input lalu menghasilkan pesan yang dirangkum oleh hash function.



Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Vinotek

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca