Tidak ada ujungnya jika membedah terkait teknologi dan keamanan digital. Berbagai istilah dalam dunia teknologi, bukanlah hal asing bagi penggunanya. Lantas, apakah sarana seperti komputer dan ponsel yang kita gunakan sehari-hari memiliki sistem keamanan? Apakah ketika kita melakukan akses melalui jaringan internet itu aman? Kini, teknologi telah bertumbuh dan menyediakan keamanan pada komputer ketika kita melakukan akses melalui jaringan internet. Salah satu keamanannya, yakni firewall.
Firewall
Firewall atau dinding api adalah sebuah isilah dalam sistem keamanan yang berfungsi untuk melindungi komputer dari ancaman digital yang masuk melalui jaringan internet, sehingga pengguna dapat mengatur informasi, data, atau hal yang masuk ke dalam komputer melalui internet.
Fungsi Firewall
Adapun, beberapa fungsi dari firewall bagi pengguna:
- Melindungi data dari hacker
- Memblokir pesan-pesan yang masuk dan bersifat menggangu
- Memblokir konten-konten yang mengganggu dan melanggar UU ITE
- Bermain game online menjadi lebih nyaman
- Memantau penggunaan bandwidth
- Mengakses layanan Virtual Private Network atau VPN.
Manfaat Firewall
- Melindungi komputer menjadi lebih aman
- Website bersih dari berbagai jenis ancaman digital
- Memininalkan pencurian data yang diakses melalui jaringan internet
- Mencegah konten berbahaya bertebaran dalam komputer.
Jenis-Jenis Firewall
1. Hardware Firewall
Firewall yang terdapat dalam hardware komputer misalnya router. Hardware firewall ini bekerja dengan menggunakan teknik filter dalam menentukan packet utama, sumber, dan tujuan dalam melakukan akses melalui jaringan, sehingga terdapat data yang di keluarkan dan diteruskan ke tujuan.
2. Software Firewall
Firewall ini berfungsi untuk melindungi jaringan internet. Pada dasarnya, software firewall berupa aplikasi ataupun fitur antivirus, sehingga komputer terlindungi dari virus trojan dan worm.
3. Packet Filtering Firewall
Firewall bekerja dengan cara menyaring packet-packet yang akan masuk ke dalam sistem. Sebagai contoh ketika kita melakukan transfer data. Pada dasarnya, data yang kita transfer tersebut berbentuk packet, agar bisa masuk packet tersebut harus lolos dalam packet filtering firewall.
4. Circuit Level Gateways
Firewall ini bekerja pada session, yakni lapisan ke 3 dalam OSI model. OSI Model terdiri atas:
| Application | a. End User Layer b. HTTP, FTP, IRC, SSH, DNS |
| Presentation | a. Syntax Layer b. SSL, SSH, IMAP, FTP, MPEG, JPEG |
| Session | a. Synch and Sent to Port b. API’s, Sockets, WinStock |
| Transport | a. End to end Connections b. TCP, UDP |
| Network | a. Packets b. IP, ICMP, IPSes, IGMP |
| Data Link | a. Frames b. Ethernet, PPP, Switch, Bridge |
| Physical | a. Physial Structure b. Coax, Fiber, Wireless, Hubs, Repeaters |
5. Stateful Inspection Firewall
Firewall ini merupakan kombinasi atau gabungan dari packet-filtering firewall dan circuit-level gateways. Keamanan dalam stateful inspection firewall cukup tinggi, namun kekurangannya adalah apabila digunakan dalam komputer dengan spesifikasi rendah, maka menyebabkan menurunnya performa komputer.
6. Proxy Firewall
Firewall ini bekerja sebagai perantara antara server dengan komputer dan dapat melindungi komputer dari ancaman digital yang masuk melalui jaringan internet.
7. Next-generation Firewall
Fungsi dari firewall ini yakni memeriksa setiap data atau informasi yang masuk baik dari dalam dan luar, sehingga dapat dikatakan perlindungan firewall ini cukup tinggi.
8. Cloud Firewall
Firewall ini melindungi jaringan melalui sistem cloud yang terdapat dalam komputer.
Cara Kerja Firewall
1. Packet Filtering (Stateless)
Setiap packet yang masuk ke dalam komputer melalui akses jaringan internet akan diperiksa satu per satu, guna memastikan data dalam packet aman dan terhindar dari ancaman berbahaya.
2. Proxy Service
Proxy ini bekerja sebagai perantara antara sistem dengan jaringan. Semua informasi akan diperiksa secara sentralisasi.
3. Stateful Inspection
Di mana dalam stateful inspection seluruh packet yang diterima dalam packet filtering akan diperiksa kembali keamanannya. Apabila packet tersebut aman, maka akan meneruskan ke sistem tujuan.
Dengan adanya firewall memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi pengguna komputer dalam mengakses data melalui jaringan internet. Potensi masukkanya ancaman berbahaya dapat timbul dari aktivitas yang telah dilakukan. Oleh karena itu, firewall berfungsi sangat penting dalam menjaga keamanan komputer.




Leave a Reply