Keberadaan alat pelacak atau tracker yang dipasang tanpa izin dapat mengganggu privasi dan menimbulkan rasa tidak aman. Hal ini dialami oleh seorang aktivis mahasiswa, yang kisahnya lantas menggemparkan jagat maya dalam beberapa waktu belakangan.
Menurut pengakuannya, ia menerima notifikasi bahwa sebuah perangkat bernama PBX Finder terdeteksi bergerak bersamanya. Setelah melakukan pemeriksaan, alat tersebut ditemukan terpasang pada rangka bawah mobil.
Peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya mengetahui cara mendeteksi alat pelacak yang tidak dikenal di sekitar kita. Untungnya, baik Android maupun iPhone kini telah dilengkapi fitur untuk membantu pengguna mengidentifikasi perangkat pelacak yang mencurigakan.
Mengapa Alat Pelacak Bisa Menjadi Ancaman Privasi?
Alat pelacak modern umumnya memanfaatkan koneksi Bluetooth untuk mengirimkan informasi lokasi. Ukurannya yang kecil membuat perangkat ini mudah disembunyikan pada berbagai benda.
Beberapa lokasi yang sering menjadi tempat pemasangan alat pelacak, antara lain:
- Tas dan barang bawaan.
- Kendaraan pribadi.
- Jaket atau pakaian.
- Barang berharga yang sering dibawa bepergian.
Meski sebagian besar alat pelacak digunakan untuk mencari barang yang hilang, perangkat tersebut juga berpotensi disalahgunakan untuk memantau pergerakan seseorang tanpa izin.
Baca Juga: Smartphone Picu Penurunan Angka Kelahiran, Kok Bisa?
Cara Mendeteksi Alat Pelacak di Android
Pengguna Android dapat memanfaatkan fitur Unknown Tracker Alerts yang tersedia pada Android 6 atau versi lebih baru.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka menu Settings.
- Pilih Safety and Emergency.
- Cari menu Unknown Tracker Alerts.
- Aktifkan opsi Allow Alerts.
- Sistem akan memberikan notifikasi jika ada alat pelacak tidak dikenal yang bergerak bersama Anda.
- Untuk pemeriksaan manual, pilih Manual Scan lalu tekan Scan Now.
- Jika muncul pesan No Tracker Detected, berarti tidak ada perangkat mencurigakan yang terdeteksi.
Apa yang Harus Dilakukan jika Android Menemukan Pelacak?
Jika sistem mendeteksi perangkat pelacak yang tidak dikenal, lakukan beberapa langkah berikut:
- Buka notifikasi yang muncul.
- Periksa peta lokasi tempat pelacak pertama kali terdeteksi.
- Gunakan fitur Play Sound agar alat pelacak mengeluarkan suara.
- Ikuti sumber suara hingga perangkat ditemukan.
- Simpan informasi perangkat sebagai bukti.
- Jika merasa terancam, segera menuju lokasi aman dan hubungi pihak berwenang atau orang terpercaya.
- Nonaktifkan alat pelacak sesuai petunjuk yang tersedia.
Cara Mendeteksi Alat Pelacak di iPhone
Apple juga menyediakan sistem peringatan untuk mendeteksi AirTag maupun perangkat Bluetooth tidak dikenal.
Untuk mengaktifkannya:
- Buka Settings.
- Masuk ke menu Privacy & Security.
- Aktifkan Location Services.
- Pastikan fitur Find My iPhone aktif.
- Nyalakan Bluetooth.
- Pastikan mode pesawat tidak aktif.
- Buka menu Notifications.
- Pilih Tracking Notifications.
- Aktifkan opsi Allow Notifications.
Setelah aktif, iPhone akan memberikan notifikasi jika mendeteksi alat pelacak yang tidak dikenal bergerak bersama pengguna.
Baca Juga: Pelajaran dari Kasus Bocornya 1 Juta Paspor di Internet
Langkah yang Harus Dilakukan jika iPhone Menemukan Pelacak
Apabila muncul notifikasi seperti AirTag Detected Near You, lakukan langkah berikut:
- Ketuk notifikasi yang muncul.
- Pilih Play Sound untuk membantu menemukan perangkat.
- Jika tersedia, gunakan fitur Find Nearby untuk mencari lokasi pelacak secara lebih akurat.
- Periksa area yang sering menjadi tempat penyembunyian seperti tas, saku, atau kendaraan.
- Jika merasa tidak aman, segera menuju tempat umum dan hubungi pihak berwenang.
- Tempelkan bagian atas iPhone ke alat pelacak yang ditemukan untuk melihat informasi perangkat.
- Catat nomor seri dan identitas perangkat jika diperlukan sebagai bukti.
- Untuk AirTag, buka penutup belakang dan lepaskan baterainya untuk menonaktifkan perangkat.
Cara Mencegah Risiko Pelacakan Tanpa Izin
Selain mengaktifkan fitur deteksi di smartphone, pengguna juga dapat melakukan langkah pencegahan berikut:
- Rutin memeriksa kendaraan, terutama bagian bawah mobil.
- Memastikan notifikasi keamanan pada smartphone selalu aktif.
- Tidak mengabaikan peringatan perangkat asing yang muncul.
- Memperbarui sistem operasi agar fitur keamanan terbaru dapat digunakan.
- Segera melaporkan temuan yang mencurigakan kepada pihak berwenang.




Tinggalkan Balasan