Dalam dunia informasi dan teknologi, istilah kriptografi pasti sudah tak asing lagi. Kriptografi merupakan suatu cara yang digunakan untuk melindungi informasi serta saluran komunikasi dengan menggunakan kode khusus. Berbagai kode khusus tersebut bertujuan agar informasi tertentu hanya dapat dibaca serta diproses oleh pengguna yang telah memiliki akses tertentu.
Berdasarkan asal katanya, cryptography berasal dari 2 kata yakni crypt yang artinya tersembunyi, sedangkan graphy berarti tulisan. Seringkali para programmer menggunakan kode yang dianggap sebagai bahasa dan tulisan. Dalam hal ini, kode-kode tersebut memiliki fungsi guna menyembunyikan berbagai data penting. Kriptografi mengacu pada teknik komunikasi dan informasi. Teknik komunikasi tersebut berasal dari konsep matematika dan juga seperangkat perhitungan yang berbasis aturan yang disebut dengan algoritma.
Dengan semakin majunya perkembangan teknologi serta dengan kehadiran perubahan teknik prioritas yang banyak digunakan dalam melindungi data, istilah kriptografi pun mulai berubah yang dikenal dengan istilah modern cryptography. Berikut ini beberapa tujuan dari modern cryptography yang bisa dijadikan sebagai pedoman untuk para kriptographer, yakni:
- Confidentiality: yaitu suatu informasi yang dilindungi dan tidak akan dapat diakses oleh mereka yang tidak memiliki wewenang dan izin tertentu
- Integrity: yaitu data yang nantinya akan dikirim dan diterima tidak akan dapat diubah atau diedit tanpa sepengetahuan setiap pihak yang bersangkutan
- Non-repudiation: yaitu setiap pihak, baik itu pihak si pengirim ataupun pihak si penerima, tidak akan dapat menyangkal tujuannya dalam mengedit data maupun menciptakan data
- Authentication: yaitu setiap pihak, baik itu pihak pengirim dan pihak penerima akan dapat dan memiliki akses untuk mengetahui identitas mereka masing-masing, serta akan mengetahui berbagai sumber data yang sedang mereka gunakan.
Berikut ini merupakan berbagai jenis dan metode kriptografi:
– Public Key Cryptography
Jenis kriptografi ini dianggap suatu konsep perlindungan data yang klaim dan dipercaya paling revolusioner. Kriptografi ini dikenal dengan sebutan kunci publik. Metode kriptografi pada jenis ini menggunakan 2 kunci yang saing berhubungan, yakni kunci privat serta kunci publik. Umumnya, kunci publik memang lebih secara bebas dapat disebar;uaskan namun ketika digabungkan dengan kunci privat, maka kode enkripsi serta data informasi yang tersedia dalam kunci akan bersifat rahasia dan aman. Metode yang sering digunakan pada jenis kriptografi kunci publik adalah seperti RSA, DSA, PKC, serta elliptic curve technique atau teknik kurva elips.
– Symmetric Key Cryptography
Dalam jenis kriptografi ini, pihak yang menerima dan mengirimkan informasi hanya menggunakan satu kunci dalam proses enkripsi dan mendeskripsikan berbagai macam pesan. Metode yang sering digunakan dalam kriptografi jenis ini adalah advanced encryption system (AES). Ada beberapa jenis kriptografi yang menggunakan kunci rahasia lainnya seperti blokir sani.\, RC2, Data Encryption System (DES), IDEA, Stream Cipher, dan Blowfish.
– Hash Function
Metode kriptografi dari hash function mempunyai sistem kerja dengan cara merangkum informasi lalu mengrimkan penjelasannya yang telah dirangkum tersebut. Kriptografi jenis ini mengandalkan persamaan di dalam cabang ilmu matematika, contohnya seperti algoritma matematika tersebut nantinya akan mengambil nilai numerik sebagai suatu input selain itu juga akan menghasilkan pesan yang selanjutnya akan dirangkum oleh hash itu sendiri. Pada metode ini tidak memerlukan kunci apapun, karena fungsinya sudah disesuaikan untuk skenario pengiriman data yang bersifat satu arah. Perlu diketahui, terdapat berbagai jenis putaran di dalam operasi hashing. Pada setiap putaran ini akan menganggap input sebagai larik dari blok terbaru, sehingga akhirnya akan menghasilkan putaran kegiatan terakhir sebagai outputnya.


Tinggalkan Balasan