Banyaknya perusahaan telah berkembang pesat di zaman teknologi dan informasi yang cepat ini. Perkembangan teknologi membawa banyak dampak bagi semua orang, tak terkecuali pelaku usaha. Pelaku usaha memanfaatkan perkembangan ini guna memperluas jaringan kegiatan usaha yang dilakukan. Perekaman transaksi yang awalnya dilakukan secara manual sekarang telah dimudahkan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi pendukung lainnya. Pastinya teman-teman juga merasakan perubahan akibat perkembangan ini. Pelaku usaha dituntut oleh zaman untuk mengikuti perkembangannya. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan, seluruh kegiatan telah dilakukan secara online. Kegiatan menjadi mudah, cepat, dan fleksibel.
Sejalan dengan kemudahan yang diberikan oleh teknologi, teman-teman jangan sampai lengah karena peluang akan selalu didampingi dengan ancaman dan resiko. Lantas apa resiko dari hal tersebut? Pernahkah terlintas di benak hati bahwa histori transaksi yang telah diimputkan dapat dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pencurian data tersebut memiliki banyak motif di antaranya persaingan pelaku usaha, kejailan hacker yang mencoba-coba membobol data perusahaan, ataupun data pribadi seseorang. Apa dampak kebocoran data bagi perusahaan? Dampak yang diakibatkan oleh kebocoran data dapat diumpamakan sebagai kapal yang bocor ketika berlayar di Samudra. Dapat dibayangkan ketika sedang berlayar di Samudra tiba-tiba kapal yang menompang seluruh penumpang beserta aset-aset yang dimiliki, mengalami kebocoran pada badan kapal. Dapat dibayangkan betapa besarnya resiko tenggelamnya kapal tersebut. Jika diinterpretasikan ke dalam situasi bocornya data perusahaan. Perusahaan beresiko gulung tikar atau bangkrut, jika data-data yang dimiliki jatuh ke tangan yang tidak tepat. Begitu menyeramkan jika hal tersebut terjadi pada usaha kita.
Ada beberapa data yang dapat dipublikasikan oleh perusahaan dan beberapa data privasi yang hanya boleh diketahui oleh pihak berwenang dari perusahaan tersebut. Sebagai contoh perusahaan go public mempublikasikan data laporan keuangan mereka guna melakukan transaksi penjualan saham perusahaan.
Kita dengan mudah menemukan data perusahaan go public pada aplikasi atau situs web yang telah terdaftar. Bagi teman-teman yang terbiasa berinvestasi dengan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), istilah perusahaan go public tentu tidak asing lagi. Perusahaan go public melakukan penjualan saham untuk meningkatkan investasi modal saham pada perusahaan yang mana sahamnya telah terdaftar pada BEI. Manfaat lain yang diberikan yakni memberikan keunggulan kompetitif, mengembangkan perusahaan dengan merger atau akuisisi, dan meningkatkan kemampuan going concern. Perusahan-perusahan ini telah mempertimbangan segala resiko kebocoran data sebelum mendaftarkan diri sebagai perusahaan go public.
Beberapa kasus yang telah terjadi terkait kebocoran data menjadi pelajaran bagi pelaku usaha lainnya untuk lebih memperhitungkan resiko-resiko yang mungkin saja akan terjadi di masa yang akan datang. Analisis resiko perlu diterapkan guna mengantisipasi hal tesebut. Tidak dapat dibayangkan lagi, jika pelaku usaha tidak menganalisis risiko terkait hal tersebut. Tetapi jangan sampai kekhawatiran tersebut menutup peluang untuk memanfaatkan potensi di tengah-tengah perkembangan teknologi dan informasi.
Peluang usaha sangat besar jika pelaku usaha bijak dalam memanfaatkan potensi-potensi penambah kekayaan perusahaan. Bagaimana tidak? Satu postingan promosi dapat dilihat oleh seluruh pengguna media sosial di dunia. Biaya yang dikeluarkan juga relatif kecil, sehingga tidak membebankan operasional perusahaan. Perusahaan perlu melakukan analisis SWOT secara bijak terkait hal ini. Dapat diumpamakan lagi dengan air yang tenang, belum pasti tidak ada buaya. Ketika perusahaan merasa bahwa data perusahaan aman dan baik-baik saja di sisi lain ada bahaya yang mengintai data tersebut.
Dengan adanya perkembangan teknologi memberikan dampak terhadap seluruh masyarakat Indonesia tak terkecuali pelaku usaha. Kemudahan yang diberikan selalu didampingi dengan ancaman dan resiko. Analisis SWOT wajib dilakukan perusahaan sebelum memutuskan sesuatu yang nantinya akan berdampak kedepannya. Dalam menyikapinya, perusahaan perlu mewaspadai, namun jangan sampai menutup peluang usaha yang nantinya memajukan perusahaan menjadi perusahaan besar dan go public.




Tinggalkan Balasan