Harga Repositori Verifikasi PDF
Login
Berlangganan

Antisipasi Cybercrime dengan Two Factor Authentication (2FA)

·

·

Pada zaman modern ini, sebagian aktivitas kita dilakukan dengan berbagai bantuan teknologi dan jaringan internet. Mulai dari berbisnis hingga bertransaksi, kini dapat diakses dengan mudah melalui teknologi. Namun, dengan adanya kemudahan teknologi ini tentu akan menciptakan celah kejahatan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di dunia maya.

Banyaknya cybercrime atau kejahatan siber dalam bentuk penipuan, pencurian data, dan pemalsuan data masih menjadi masalah serius bagi orang-orang. Oleh karena itu, salah satu cara mengantisipasi kejahatan siber di dunia maya saat ini adalah dengan menggunakan autentikasi dua faktor atau biasa disebut Two-factor Authentication (2FA).

Pengertian Two-Factor Authentication (2FA)
Autentikasi dua faktor atau 2FA merupakan salah satu fitur keamanan siber dengan melakukan verifikasi dua kali dari dua faktor yang berbeda, yaitu sesuatu yang kita ketahui dan sesuatu yang kita miliki. Dengan adanya fitur ini, kita perlu memasukkan kode verifikasi tambahan yang telah kita buat atau dengan mengirimkan kode verifikasi melalui pada platform yang ditentukan.
Sebagai contoh, transaksi penarikan uang di mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) hanya dapat dilakukan dengan kepemilikan kartu ATM (sesuatu yang kita miliki) dan PIN ATM (sesuatu yang kita ketahui).

Faktor-Faktor Autentikasi
Pada umumnya, faktor yang digunakan dalam autentikasi ada 2, yaitu faktor pengetahuan dan kepemilikan. Maka dari itu, kita akan membahas lebih detail mengenai 5 faktor autentikasi yang dapat digunakan pada 2FA.

  • Faktor Pengetahuan
    Faktor autentikasi yang paling umum adalah pengetahuan. Faktor ini diketahui dan dibuat oleh kita sendiri. Misalnya seperti PIN dan kata sandi (password).
  • Faktor Kepemilikan
    Faktor kepemilikan merupakan suatu hal yang tentu wajib dimiliki ketika ingin melakukan suatu verifikasi. Contohnya seperti kartu identitas, kartu ATM, ponsel, laptop, dan perangkat lainnya guna menyetujui permintaan verifikasi.
  • Faktor Biometrik
    Faktor biometrik telah mempermudah kita dalam melakukan autentikasi karena pasti memiliki sebuah perbedaan oleh setiap penggunanya. Contohnya pengenalan wajah, suara, sidik jari, dan biometrik perilaku.
  • Faktor Waktu
    Faktor ini tidak kalah penting karena dapat membatasi pengguna berdasarkan waktu yang disepakati. Contohnya ketika mendapat kode verifikasi, maka kode tersebut akan kedaluwarsa jika tidak digunakan dalam jangka waktu 1 menit.

Alasan Wajib Menerapkan 2FA
Selain dapat meningkatkan sistem keamanan platform yang dimiliki, alasan 2FA wajib diterapkan oleh pengguna dunia maya antara lain:

  • Melindungi Data Pribadi
    Pada era ini, kita sering kali menyimpan informasi pribadi maupun rahasia agar praktis sehingga keamanan data sangat penting bagi pengguna dunia maya. Dengan menggunakan 2FA dalam mengakses informasi pribadi, diperlukan berbagai faktor autentikasi sehingga dapat mencegah terjadinya kejahatan siber dan penyalahgunaan data.
  • Mengurangi Potensi Penipuan
    Dalam keamanan siber, penipuan adalah kejahatan yang terjadi ketika seseorang mengakses informasi yang tidak sah karena menggunakan identitas yang berbeda. Sehingga dengan adanya faktor autentikasi, seperti faktor biometrik, maka akan mengurangi kemungkinan seseorang melakukan penipuan.
  • Meningkatkan Kepercayaan Pengguna
    Dalam dunia maya yang penuh dengan kejahatan siber, kepercayaan suatu platform sangat penting bagi pengguna. Platform yang mendukung 2FA dalam menjaga keamanan informasi tentu akan lebih dipercaya pengguna sehingga dapat mempengaruhi tingkat kualitas pelayanan.


Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Vinotek

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca